INDOPOSCO.ID – Indonesia resmi bergabung sebagai anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian Dunia. Keputusan itu diambil Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen aktif Indonesia menjaga stabilitas global, khususnya mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan, Board of Peace merupakan badan internasional yang bertugas memantau proses stabilisasi serta upaya rehabilitasi, terutama di Gaza, Palestina.
Menurutnya, keanggotaan Indonesia menjadi langkah strategis agar suara Indonesia bisa langsung terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
“Board of Peace ini merupakan badan internasional yang bertugas untuk memonitor administrasi stabilisasi dan juga upaya-upaya rehabilitasi di Gaza, khususnya di Palestina,” kata Sugiono dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).
Ia menegaskan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian Palestina. Hal inilah yang mendorong Presiden Prabowo segera memutuskan Indonesia bergabung saat Dewan Perdamaian dibentuk.
Alasan utama bergabungnya Indonesia, lanjut Sugiono, adalah agar bisa ikut mengawal arah kebijakan Dewan Perdamaian tetap sejalan dengan tujuan besar, yakni kemerdekaan Palestina dan terwujudnya solusi dua negara.
Kehadiran Indonesia juga dinilai penting untuk memberi masukan, saran, serta pengaruh politik agar langkah-langkah yang diambil bersifat nyata dan berkelanjutan.
“Kehadiran Board of Peace ini adalah langkah yang konkret dan tangible setelah sekian lama, agar upaya perdamaian benar-benar mengarah pada kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara,” ucap Sugiono.
Presiden Amerika Serikat (AS) Trump mengumumkan pembentukan dewan itu melalui media sosial Truth Social pada 15 Januari 2026, sebagai bagian dari tahap kedua rencana perdamaian Gaza. Tujuan pembentukan dewan itu diklaim untuk mengawasi pemerintahan transisi teknokrat di Gaza pascaperang, memfasilitasi rekonstruksi, dan menjaga stabilitas regional. (dan)








