INDOPOSCO.ID – Tottenham Hotspur mengumumkan penunjukan Carlos Raphael Moersen dari City Football Group (CFG) ke dalam peran baru yang diciptakan, yakni direktur operasional sepak bola, demikian dikutip dari laman resmi Spurs, Kamis (15/1/2026).
“Rafi akan memimpin administrasi sepak bola kami, pengelolaan pemain, serta operasional pusat latihan, dan akan bergabung dengan tim kepemimpinan eksekutif klub,” demikian pernyataan resmi Spurs.
“Bagian penting dari perannya adalah mengawasi sepak bola putri, di mana kami akan terus mendorong fokus dan ambisi baru bagi Tottenham Hotspur Women.”
Moersen saat ini sedang menjalani masa gardening leave (dinonaktifkan sementara) dari CFG dan dijadwalkan bergabung dengan Spurs menjelang bursa transfer musim panas.
Ia tidak dianggap sebagai pengganti Fabio Paratici yang akan hengkang dan bergabung dengan Fiorentina pada 4 Februari, melainkan akan bekerja sama dengan direktur olahraga Tottenham yang masih menjabat, Johan Lange.
Moersen yang dikenal dengan panggilan Rafi itu telah menghabiskan lebih dari satu dekade di CFG, terakhir menjabat sebagai direktur transaksi sepak bola.
Ia akan melapor kepada Lange, kecuali untuk urusan sepak bola putri, di mana ia akan melapor langsung kepada CEO Spurs, Vinai Venkatesham.
Bulan depan, Dan Lewindon juga dijadwalkan bergabung dengan Spurs dari CFG sebagai direktur performa, dengan tanggung jawab atas bidang medis, sport science, nutrisi, dan psikologi di tim putra, tim putri, serta akademi.
Selain Paratici, Rebecca Caplehorn juga akan meninggalkan jabatannya sebagai kepala administrasi dan tata kelola sepak bola Spurs pada akhir bursa transfer Januari.
Ini merupakan periode perubahan besar dalam struktur kepemimpinan Spurs. Venkatesham ditunjuk sebagai CEO pada April lalu, sementara Thomas Frank menggantikan Ange Postecoglou sebagai pelatih kepala pada musim panas.
Pada bulan yang sama, direktur eksekutif yang lama Donna-Maria Cullen mundur dari posisinya di dewan klub. Pada Juni, chief football officer Scott Munn ditempatkan dalam masa gardening leave sebelum akhirnya hengkang.
Perubahan paling signifikan terjadi pada September, ketika Daniel Levy dicopot dari jabatannya sebagai ketua eksekutif Spurs setelah 24 tahun memimpin klub, dengan kendali klub kini berada di genggaman keluarga Lewis. (ney)







