INDOPOSCO.ID – Perusahaan minyak milik negara Venezuela, Petroleos de Venezuela S.A. (PDVSA), mengatakan bahwa pihaknya sedang mengadakan negosiasi perdagangan bilateral dengan Amerika Serikat untuk penjualan minyak mentah.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di kanal Telegram-nya, PDVSA mengatakan kedua belah pihak sedang membahas “penjualan volume minyak”, dan bahwa proses itu dilakukan menggunakan “skema serupa dengan yang saat ini diterapkan pada perusahaan-perusahaan internasional, seperti Chevron”.
Pengumuman tersebut disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Venezuela akan memasok AS dengan minyak berkualitas tinggi.
AS melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Venezuela pada 3 Januari dini hari, menangkap secara paksa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, kemudian menahan mereka di New York.
AS menuai kecaman dan protes luas menyusul serangan militer terhadap Venezuela itu seperti dilansir Xinhua melalui Antara.
Tindakan AS itu oleh banyak pihak dianggap sebagai pelanggaran hukum yang terutama didorong oleh keinginan untuk menguasai cadangan minyak Venezuela yang melimpah. (aro)








