INDOPOSCO.ID – Delapan puluh tahun perjalanan menjadi penanda bagaimana sebuah merek tumbuh, beradaptasi, dan terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Kia merayakan tonggak delapan dekade kiprahnya melalui seremoni dan pameran bertema warisan dan visi masa depan mobilitas yang digelar di Kia Vision Square, Yongin.
Perayaan tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan Kia sejak berdiri pada 1944 hingga berkembang sebagai pemain global di industri mobilitas. Acara ini turut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kia Global dan dihadiri jajaran pimpinan Hyundai Motor Group dan Kia, karyawan lintas generasi, serta para mitra yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Kia.
Chairman Hyundai Motor Group, Euisun Chung, menyebut perjalanan 80 tahun Kia sebagai kisah tentang ketekunan dan komitmen jangka panjang.
“Sejarah 80 tahun Kia adalah sebuah perjalanan yang luar biasa. Atas nama Hyundai Motor Group, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari warisan Kia,” ujarnya.
Sejak awal berdirinya sebagai Kyungsung Precision Industry, Kia telah melalui berbagai fase transformasi—mulai dari memproduksi komponen logam dan sepeda, hingga memasuki industri otomotif roda empat melalui peluncuran Kia Brisa pada 1974. Model-model ikonik seperti Kia Pride dan Kia Sportage kemudian menandai langkah Kia dalam menjawab kebutuhan mobilitas di berbagai era.
Presiden dan CEO Kia, Ho Sung Song, menegaskan bahwa perjalanan panjang tersebut menjadi pijakan untuk melangkah ke masa depan.
“Dengan memetik pelajaran dari perjalanan 80 tahun Kia, kami menegaskan kembali semangat determinasi yang telah menggerakkan Kia sejak awal. Warisan ini akan menjadi fondasi untuk masa depan,” ungkapnya.
Dalam perayaan ini, Kia juga memperkenalkan Vision Meta Turismo Concept, sebuah konsep kendaraan yang merepresentasikan pandangan Kia terhadap era baru mobilitas. Konsep ini memadukan performa dinamis dengan ruang interior bernuansa lounge yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal dan berorientasi pada manusia.
Executive Vice President and Head of Kia Global Design, Karim Habib, menjelaskan bahwa konsep tersebut mencerminkan arah desain Kia ke depan.
“Vision Meta Turismo merepresentasikan visi Kia dalam menggabungkan mobilitas dinamis dengan ruang yang berorientasi pada manusia. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang tidak hanya canggih, tetapi juga menginspirasi,” jelasnya.
Sebagai bagian dari perayaan, pameran bertajuk “The Legacy of Movement” menghadirkan delapan zona tematik yang menampilkan deretan kendaraan ikonik Kia dari berbagai generasi. Pameran ini akan dibuka untuk publik hingga 2029 dan menjadi ruang refleksi tentang bagaimana Kia terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang seiring perubahan zaman.
Melalui strategi Total Transformation, Kia kini menapaki fase baru dengan fokus pada mobilitas berkelanjutan, pengembangan kendaraan listrik, serta solusi mobilitas berbasis teknologi sebuah kelanjutan dari perjalanan panjang yang telah dimulai delapan dekade lalu. (eva)








