INDOPOSCO.ID – Tiga provinsi di Sumatera yakni, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat belum sepenuhnya pulih pascabenca banjir dan longsor menerjang wilayah itu sejak akhir November lalu. Sebagian wilayah masih terus berjuang memulihkan infrastruktur yang lumpuh total.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan, dari total wilayah terdampak di Aceh, baru tujuh kabupaten/kota yang masuk tahap pemulihan, sementara sejumlah wilayah lainnya masih memperpanjang status penanganan darurat.
“Di Aceh terdapat tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Sedangkan 11 kabupaten/kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat,” kata Pratikno secara daring di Jakarta, Senin (29/12/2025).
Sumatera Utara mengalami kondisi serupa, dengan jumlah wilayah yang sedang dalam penanggulangan maupun tahap pemulihan tercatat sama banyak.
“Di Sumatera Urara terdapat delapan kabupaten/kota yang sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan delapan kabupaten/kota masih tanggap darurat (bencana),” ujar Pratikno.
Sementara itu, Sumatera Barat lebih banyak wilayah yang telah memasuki penyembuhan pascabenca banjir dan longsor, sehingga hanya tersisa sedikit kabupaten/kota masih memerlukan penanganan darurat.
“Di Sumatera Barat terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan masih ada tiga kabupaten kota yang berada dalam fase tanggap darurat,” imbuh Pratikno.
Ia menjelaskan, tujuan perpanjangan masa tanggap darurat adalah agar daerah-daerah tersebut memiliki kesiapan yang matang sebelum memasuki tahap pemulihan fisik dan infrastruktur
“Daerah yang melalukan perpanjangan status tanggap darurat ini dimaksudkan bertujuan agar daerah benar-benar siap masuk ke fase rehabilitaai dan rekonstruksi,” jelas mantan Menteri Sekretraris Negara (Mensesneg) itu.(dan)








