• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Gembala Sudung

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:00
in Disway
disway

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dari seluruh objek wisata di kawasan Danau Toba inilah yang terbaik: Patung Yesus tertinggi di dunia. Lokasinya di Sibea-bea, Kabupaten Samosir. Bisa disebut wisata Bukit Sibea-bea. Atau pantai Sibea-bea.

Saya ke sana di hari Natal 25 Desember lalu. Itu tanggal baik juga bagi NU: hari itu kisruh di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berakhir. Kedua belah pihak setuju islah. Lokasi islahnya bukan di Sibea-bea, tapi di Pondok Pesantren ”bintang sembilan” Lirboyo, Kediri.

BacaJuga:

Utang Tuhan

Zaman Batu

Kompor Oracle

Dalam perjalanan pulang dari Sibea-bea saya hubungi Sudung Situmorang –pemrakarsapatung Yesus itu. Pujian tinggi saya berikan kepadanya. Bukan hanya ”tertinggi”-nya, melainkan juga kualitas objek wisata ini secara keseluruhan: sekelas bintang lima.

Bandingkan dengan objek-objek wisata di seputar Danau Toba lainnya. Umumnya hanya kelas lokal. Bahkan sangat lokal. Tentu saya sudah mengunjungi banyak objek wisata di sana. Di semua sisinya. Itu tidak mudah. Panjang Danau Toba lebih 100 km. Lebarnya lebih 30 km. Saya sudah memutari danau itu. Sebagian di bibir danau, sebagian agak menjauh dari danau. Tidak seluruh bibir danau terhubung dengan jalan. Bibir danau yang masuk Kabupaten Dairi misalnya, tidak tersambung jalan dengan bibir danau di Kabupaten Samosir. Tujuh kabupaten di Sumut sama-sama memiliki bibir Danau Toba –saking besarnya danau.

Objek wisata patung Yesus Sibea-bea ditata dengan kualitas tinggi. Selera desainnya sangat internasional. Jenis tanaman dan pilihan bunganya sangat tepat. Pokoknya: Anda harus ke sana. Biar pun Anda bukan Kristen atau Katolik.

Masalahnya satu: sulitnya akses menuju Bukit Sibea-bea. Serba jauh. Saya berangkat dari Sidikalang –setelah ikut merayakan Natal di ibu kota Dairi itu. Dari Sidikalang hanya perlu dua jam perjalanan mobil. Tapi dari Medan ke Sidikalang saya harus menempuhnya selama lima jam.

Memang bisa lewat Medan-Siantar (sudah ada tol). Tapi dari Siantar ke Toba harus lewat jalan yang amat sempit dan padat. Lalu naik kapal ke pulau Samosir. Di pulau Samosir naik mobil dua jam menuju ujung lain pulau Samosir: Tano Ponggol. Di kelurahan Siogong-ogongini sudah ada jembatan. Baru. Membentang indah dan tinggi di atas air danau Toba. Lalu menuju Bukit Sibea-bea.

“Rumah saya 100 meter dari patung itu,” ujar Sudung, pensiunan kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta. Kini Sudung menjabat komisaris utama salah satu anak perusahaan Pertamina.

Sudung sekolah SD di Sibea-bea. Sebelum berangkat sekolah ia harus melepaskan 10 sapi milik ayahnya ke padang rumput. Tanpa baju, celana, dan alas kaki. Sorenya, ia harus mencari sapi itu ke sana kemari. Sapi tidak berkoloni. Begitu dilepaskan memencarberjauhan.

Ia lantas masuk SMA Katolik Santo Mikhael Pangururan. Masuk asrama. Kini Pangururan menjadi ibu kota Kabupaten Samosir.

Sudung sekeluarga memang Katolik. Tapi begitu kuliah hukum di Unkris Jakarta, ia bergabung dengan teman-temannya di Protestan. Apalagi istrinya juga Kristen.

Itu tidak menjadi hambatan ketika Sudung ingin agar patung Yesus tersebut bisa diresmikan oleh pemimpin tertinggi Katolik dunia, Sri Paus. Yakni saat Paus Fransiskus ke Indonesia tahun lalu.

Sudung menghubungi uskup di Medan, Uskup Cornelius Sipayung. Uskup lantas mengurus semuanya ke Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta.

Uskup Sipayung sendiri diam-diam melakukan perjalanan ke Sibea-bea. Mengecek langsung. Jangan sampai tidak sesuai dengan usulan. Bahkan sampai tiga kali ke Sibea-bea.

Akhirnya Sri Paus berkenan memberkatinya. Tentu tidak di Sibea-bea. Sudung diminta membuat miniaturnya. Ukuran 90 cm. Dibawa ke Jakarta. Diberkati di Jakarta.

Patung yang diberkati tersebut kini dipasang di depan patung tertinggi di dunia itu.

Ketika saya berfoto di depan yang tertinggi patung yang diberkati tampak sangat kecil di latar depannya. Lihat sendiri foto yang menyertai tulisan ini.

“Miniatur itu bikinan Ambarawa, Jateng,” ujar Sudung.

Di proyek Sibea-bea ini Sudung dibantu oleh seorang arsitek yang juga marga Situmorang: Daulat Situmorang. Masih keluarga Sudung. Lihatlah cara Daulat menata kawasan ini. Patung sendiri hanya salah satu daya tarik. Penataan lingkungannya, sampai pantai Tobanya, sangat indah. Menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah latar belakang Danau Toba beserta bukit-gunung di sekitarnya.

Setengah jam sebelum sampai ke patung ini pun Anda sudah mendapatkan pemandangan yang menakjubkan. Jalan berliku. Tebing dan jurang. Danau yang terlihat jauh di bawah sana. Semuanya indah. Serasa di Swiss.

Untuk mencapai patung itu Anda harus menuruni gunung dengan jalan berliku dari ketinggian 1.800 meter ke ketinggian 1.100 meter.

Akhirnya Sudung bisa membawa miniatur patung Yesusnya ke hadapan Sri Paus. Ia hadir sendiri di acara pemberkatan itu. Ia merasa sangat berbahagia.

Saat saya ke Sibea-bea kemarin senja sudah hampir tiba. Tapi pengunjung masih sangat banyak. Toba kini memiliki sajian wisata yang sekelas dengan nama besar danau itu sendiri. Baru sekarang ini bisa begitu. Berkat satu orang yang bernama Sudung, si penggembala sapi.(Dahlan Iskan)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Utang Tuhan

Rabu, 8 April 2026 - 08:00
disway
Disway

Zaman Batu

Selasa, 7 April 2026 - 08:00
disway
Disway

Kompor Oracle

Senin, 6 April 2026 - 08:00
disway-Minggu-780x470
Disway

Agus Mustofa

Minggu, 5 April 2026 - 08:00
disway-sabtu
Disway

Rumah Ahmadi

Sabtu, 4 April 2026 - 08:00
disway
Disway

Kang Dasep

Jumat, 3 April 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.