• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Pernah Tinggalkan Rakyat, Analis Soroti Kekuatan Kepemimpinan Gubernur Aceh

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:35
in Nasional
000458008

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Foto: Tangkapan layar Instagram/@muzakirmanaf1964

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, satu nama dari Tanah Rencong kembali mencuri sorotan. Ya, dia adalah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.

Figur ini, menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio, bukan lagi sekadar pemimpin daerah, tetapi sosok yang sudah selayaknya diperhitungkan dalam deretan calon pemimpin nasional di masa mendatang.

BacaJuga:

Soroti Layanan “One Stop Service” Haji 2026, DPR: Kunci Utama Ada pada Profesionalisme Petugas

Hari Pertama TKA SD, Kemendikdasmen: Harus Fokus pada Pemanfaatan Hasil

DPR Sahkan UU PPRT dan UU PSDK, Puan: Komitmen Perkuat Capaian Legislasi dan Perlindungan Hukum

Hendri menyatakan pandangannya dengan tegas, mengaitkan penilaian itu pada rekam jejak dan gaya kepemimpinan Mualem yang dinilai selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika Aceh menghadapi bencana dalam beberapa waktu terakhir.

“Muzakir Manaf atau Mualem itu bisa jadi, sebenarnya sudah sepatutnya jadi pemimpin nasional, dia konsisten bersama masyarakat,” kata Hensa, sapaan Hendri Satrio- melalui gawai, Kamis (11/12/2025).

Ia menilai, latar belakang Mualem sebagai figur lapangan membuatnya memiliki kombinasi kualitas yang jarang dimiliki banyak pemimpin, yakni kedekatan dengan warga, kepekaan terhadap kebutuhan akar rumput, dan kemampuan menghadapi kompleksitas politik daerah.

“Karakter-karakter ini selaras dengan kebutuhan Indonesia terhadap sosok yang kuat namun tetap membumi,” imbuhnya.

Dalam pandangan Hensa, salah satu hal yang membedakan Mualem dari banyak pemimpin lain adalah kebiasaannya turun langsung ketika rakyat menghadapi situasi sulit.

“Mualem terbiasa hadir langsung ketika rakyat menghadapi kesulitan, memimpin di lapangan, dan tidak hanya mengandalkan laporan di atas meja. Pola kepemimpinan seperti ini penting untuk level nasional,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa gaya kepemimpinan Mualem di Aceh menunjukkan dirinya bukan hanya simbol politik. Mualem dinilai menjalankan peran representasi rakyat secara nyata, hadir bukan hanya pada momen seremonial, tetapi terutama saat warga membutuhkan negara berada di sisi mereka.

“Saya mengatakan bahwa sikap Mualem yang tidak meninggalkan rakyat ke mana pun itu menjadi pegangan penting dalam menilai dirinya sebagai pemimpin,” tutur Hensa.

Hensa mengaku sering melihat bagaimana Mualem berkeliling untuk mengecek kondisi warga, mendengar keluhan secara langsung, dan memastikan bantuan berjalan.

“Yang saya lihat, hampir setiap hari ia berkeliling melihat kondisi rakyatnya, mendengar keluhan, dan memastikan bantuan berjalan, bukan hanya sekali datang untuk pencitraan, konsistensi hadir di tengah rakyat inilah yang membuat saya menilai dia pantas jadi pemimpin nasional,” terang Hensa.

Dalam perspektif komunikasi politik, kedekatan pemimpin dengan warga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik, sesuatu yang sulit dicapai hanya lewat kampanye atau pesan media. Dari kacamata pengalaman, Mualem juga dianggap memiliki modal kuat karena terbiasa memimpin Aceh, daerah dengan sejarah konflik, tantangan stabilitas, dan kebutuhan penanganan bencana yang kompleks.

“Mualem sudah ditempa oleh situasi-situasi sulit yang tidak dialami semua tokoh. Ia belajar memimpin di tengah tekanan, berdialog dengan berbagai kelompok, dan tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat,” kata Hensa.

“Dan itu semua merupakan bekal penting bila suatu saat ia didorong naik ke tingkat kepemimpinan nasional,” sambungnya.

Kendati demikian, Hensa mengingatkan bahwa panggung politik nasional memiliki dinamika yang jauh lebih rumit. Tantangan terbesar bagi pemimpin daerah adalah menjaga karakter autentik kepemimpinan mereka di tengah arus politik elitis.

“Jika Mualem mampu menjaga prinsip tidak meninggalkan rakyat, tetap rutin turun ke lapangan, dan pada saat yang sama memperluas komunikasi politiknya secara cerdas, saya yakin ia akan menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam peta kepemimpinan Indonesia,” tambahnya.

Di tengah perjalanan panjang Aceh dan dinamika Indonesia, pernyataan Hensa itu menjadi cerminan bahwa figur seperti Mualem mungkin saja memainkan peran lebih besar di masa depan, jika ia terus menjaga kedekatan dengan rakyat yang selama ini menjadi fondasi utamanya. (her)

Tags: AnalisGubernur Acehrakyat

Berita Terkait.

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Nasional

Soroti Layanan “One Stop Service” Haji 2026, DPR: Kunci Utama Ada pada Profesionalisme Petugas

Selasa, 21 April 2026 - 23:06
Hari Pertama TKA SD, Kemendikdasmen: Harus Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Nasional

Hari Pertama TKA SD, Kemendikdasmen: Harus Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Selasa, 21 April 2026 - 22:32
DPR Sahkan UU PPRT dan UU PSDK, Puan: Komitmen Perkuat Capaian Legislasi dan Perlindungan Hukum
Nasional

DPR Sahkan UU PPRT dan UU PSDK, Puan: Komitmen Perkuat Capaian Legislasi dan Perlindungan Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 22:07
Pimpinan DPR Pastikan Komunikasi Politik Pembahasan RUU Pemilu Terus Berjalan
Nasional

Pimpinan DPR Pastikan Komunikasi Politik Pembahasan RUU Pemilu Terus Berjalan

Selasa, 21 April 2026 - 21:29
Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap
Nasional

Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:16
Momentum Hari Bumi 2026, SCG Tunjukkan Aksi Nyata ESG dan Komitmen Net Zero 2050
Nasional

Momentum Hari Bumi 2026, SCG Tunjukkan Aksi Nyata ESG dan Komitmen Net Zero 2050

Selasa, 21 April 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.