• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Dukung Wacana Pilkada Dipilih Melalui DPRD, Begini kata KPU

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 9 Desember 2025 - 15:15
in Nasional
kpuu

Komisioner KPU RI August Mellaz dalam kegiatan Media Gathering di Lombok, NTB, Senin (8/12/2025) malam. Foto: Humas KPU

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz, menegaskan bahwa KPU siap melaksanakan bentuk pemilihan lppappkepala daerah apa pun yang diputuskan pemerintah dan DPR, termasuk jika Pilkada kembali dipilih melalui DPRD.

“Dalam hati dan isi kepala tujuh komisioner KPU pasti beda-beda preferensinya. Tetapi faktanya, mau sistem apa pun yang diimplementasikan, ya itu yang kami jalankan,” ujar Mellaz di Lombok, Selasa (9/12/2025).

BacaJuga:

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Mellaz menekankan bahwa KPU bukan lembaga yang menentukan model Pilkada, melainkan memastikan penyelenggaraan berjalan sesuai indikator yang telah ditetapkan. Salah satu indikator penting adalah kesiapan logistik pada hari pemungutan suara.

Ia mencontohkan Pemilu 2024 yang berjalan lebih baik dibanding 2019, khususnya terkait penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang hanya dilakukan satu kali dan membuat distribusi logistik lebih tertata.

“Misalnya, pada hari H semua logistik tersedia di lebih dari 800 ribu TPS. Tahun 2024 itu jauh lebih baik karena DPT tidak direvisi berkali-kali seperti 2019,” jelasnya.

Mellaz juga menyoroti peningkatan keselamatan petugas pemilu. Menurut dia, jumlah petugas yang meninggal dunia pada Pemilu 2024 turun drastis hingga hampir 80 persen dibanding Pemilu 2019. Partisipasi pemilih pun disebut tetap terjaga.

Ke depan, KPU tengah menyusun peta jalan penyelenggaraan pemilu yang lebih komprehensif dengan pendekatan pentahelix, melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Tarikannya banyak. Variabel pencalonan seperti apa, gradasinya seperti apa—semua sedang kami susun,” ujar Mellaz.

Wacana Pilkada melalui DPRD kembali mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan mempertimbangkan usulan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Usul tersebut muncul sebagai respons terhadap tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan calon kepala daerah dalam sistem pemilu langsung.

Prabowo menilai demokrasi perwakilan semacam itu juga digunakan di beberapa negara lain. “Kalau sudah sekali memilih DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, ya kenapa enggak langsung aja pilih gubernurnya dan bupatinya? Selesai,” katanya dalam pidato HUT ke-61 Golkar di Istora Senayan, Jumat (5/12/2025).

Sementara, Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf mengatakan bahwa terkait pelaksanaan Pilkada akan diatur di RUU Pemilu yang prioritas dibahas pada 2026 karena tahapan pemilu akan dimulai pada 2027.

“Prolegnas kita tahun depan adalah RUU pemilu. Karena tahapan pemilu sudah masuk di 2027, jadi harus dimulai,” katanya.

Meski begitu, RUU Pilkada berpotensi tak akan dibahas dalam waktu dekat. Pasalnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 135 telah memerintahkan agar pilkada digelar terpisah dengan pemilu nasional.

Karenanya, kata Dede, Komisi II belum memastikan apakah RUU Pilkada akan masuk dalam kodifikasi RUU Pemilu yang akan dibahas 2026.

“Belum. Tapi bisa saja masuk paket pemilu. Kita belum mulai,” kata dia. (dil)

Tags: DPR RIKomii IIKPUpemilupilkada

Berita Terkait.

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:29
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:55
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Nasional

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:47
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Nasional

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:17
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Pembatasan Pusat UTBK Seleksi SNBT, Ketum SNPMB: Kami Ingin Cegak Praktik Perjokian 

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:05
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Wamenkop Dorong Koperasi TCI Sinergi dengan Kopdes Merah Putih di Tengah Kinerja yang Solid

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:33

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.