• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Chipseal, Feeder Road dan Pelabuhan: Rangkaian Jurus TIS Genjot Batu Bara Sumsel

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 9 Desember 2025 - 20:02
in Ekonomi
sumsel

Rangkaian truk angkutan batu bara melintas di jalan khusus SLR milik TIS, yang menjadi nadi logistik utama penghubung tambang ke pelabuhan di Sumatera Selatan. Foto: Dok. TIS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sumatera Selatan (Sumsel) berdiri di atas sumber energi raksasa: lebih dari 9,3 miliar ton cadangan batu bara yang tersimpan di perut buminya. Ironisnya, potensi besar ini belum bergerak secepat wilayah Kalimantan, yang pada 2024 mencatat produksi mencapai 687 juta ton dari Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Dengan produksi Sumsel yang hanya menyentuh kisaran 100 juta ton per tahun, jurang pemanfaatan sumber daya terlihat begitu jelas.

Namun dalam lanskap tantangan itulah Titan Infra Sejahtera (TIS) muncul sebagai aktor kunci yang mampu mengubah peta permainan. Masalah klasik Sumsel selama ini bukan pada cadangannya, melainkan pada logistik—jarak tambang ke pelabuhan yang jauh, biaya angkut tinggi, hingga infrastruktur yang belum sepenuhnya optimal.

BacaJuga:

CORE: Indonesia Harus Perkuat Diplomasi Hadapi Tekanan EUDR

Harmoni Alam dan Ekonomi, Hutan Lestari Pertamina Dorong Kesejahteraan Desa

IPB Ungkap Potensi Besar Limbah Sawit, Bisa Jadi Sumber Energi hingga Produk Bernilai Tinggi

TIS, sebagai penyedia infrastruktur logistik batu bara terintegrasi terbesar, terpanjang, dan paling kritikal di Sumsel, kini membuka ruang baru bagi industri untuk memperbesar produksi secara signifikan. Dengan jaringan transportasi dan fasilitas pelabuhan yang terus dikembangkan, perusahaan ini berada pada posisi strategis untuk mengakselerasi pemanfaatan cadangan batu bara yang selama ini tertahan.

“Kami menyadari kebutuhan para pelaku industri tambang batu bara di Sumatera Selatan untuk tumbuh dan meningkatkan volume produksinya. Karena itu, kami sangat siap mendukung dengan menyediakan infrastruktur logistik batu bara yang andal dan terintegrasi,” kata Direktur TIS, Victor B Tanuadji.

Lewat anak usaha PT Servo Lintas Raya (SLR), TIS mengoperasikan 118 kilometer jalan khusus batu bara berkapasitas 50 juta ton, yang menghubungkan Lahat, Muara Enim, dan PALI, wilayah yang selama ini menjadi jantung lumbung batu bara Sumsel. Jalur ini terkoneksi langsung dengan pelabuhan yang dikelola PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (SDJ), yang saat ini mampu menampung 34 juta ton batu bara per tahun dan tengah bersiap meningkatkan kapasitasnya menjadi 45 juta ton.

Transformasi logistik ini tidak berhenti pada peningkatan kapasitas. TIS juga meng-upgrade jalan angkut SLR dari gravel menjadi chipseal untuk memangkas waktu perjalanan dan menurunkan biaya operasional.

“Jalan angkut chipseal memangkas waktu tempuh hingga 50% dari sebelumnya 7–8 jam menjadi hanya 3–4 jam per trip. Waktu tempuh lebih cepat berarti lebih hemat BBM, kualitas jalan lebih mulus juga mengurangi biaya pemeliharaan truk,” ujar Direktur Utama TIS, Suryo Suwignjo.

Di saat yang sama, TIS memperluas jangkauan lewat pembangunan feeder road untuk menyambungkan tambang-tambang yang belum memiliki akses ke ruas utama SLR. Langkah ini menjadi salah satu fondasi terpenting dalam mendorong peningkatan produksi Sumsel pada lima tahun ke depan.

Perusahaan besar seperti PT Bukit Asam Tbk, PT Mustika Indah Permai (MIP) milik Adaro, PT Manambang Muara Enim (MME), dan PT Duta Bara Utama (DBU) telah mempercayakan operasional logistiknya kepada TIS—sebuah indikator kuat bahwa infrastruktur ini dianggap paling siap dan paling teruji di Sumsel.

Di tengah upaya nasional untuk mendorong efisiensi pasokan energi, langkah TIS mempertegas satu hal: masa depan industri batu bara Sumsel tidak ditentukan oleh besarnya cadangan, tetapi oleh kemampuan menghadirkan infrastruktur yang sanggup menggerakkan seluruh potensinya. Dan TIS menjadi salah satu motor terpenting yang menyalakan pergerakan itu. (her)

Tags: Batu BaraPT Titan Infra SejahterasumselTIS

Berita Terkait.

CORE: Indonesia Harus Perkuat Diplomasi Hadapi Tekanan EUDR
Ekonomi

CORE: Indonesia Harus Perkuat Diplomasi Hadapi Tekanan EUDR

Senin, 23 Maret 2026 - 01:34
Harmoni Alam dan Ekonomi, Hutan Lestari Pertamina Dorong Kesejahteraan Desa
Ekonomi

Harmoni Alam dan Ekonomi, Hutan Lestari Pertamina Dorong Kesejahteraan Desa

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:16
Limbah Kelapa Sawit
Ekonomi

IPB Ungkap Potensi Besar Limbah Sawit, Bisa Jadi Sumber Energi hingga Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:02
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Ekonomi

20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:01
Energi Aman Saat Lebaran, Pemerintah Ingatkan Bijak Gunakan BBM
Ekonomi

Energi Aman Saat Lebaran, Pemerintah Ingatkan Bijak Gunakan BBM

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:21
Hemat Energi Jadi Sorotan Presiden, Ini Tips Memasak Efisien dari Pertamina
Ekonomi

Hemat Energi Jadi Sorotan Presiden, Ini Tips Memasak Efisien dari Pertamina

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:22

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.