INDOPOSCO.ID – Di tengah atmosfer sepak bola Bandung yang kembali memanas, Persib bersiap menjemput tantangan besar saat Dewa United bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/11/2025) pukul 19.00 WIB. Pertandingan pekan ke-13 Super League 2025/26 ini menjadi panggung penting bagi Maung Bandung yang ingin menghadirkan kemenangan istimewa untuk Bobotoh yang dipastikan memenuhi setiap sudut stadion.
Meski begitu, pelatih Persib, Bojan Hodak, menolak memakai kata ‘mudah’ ketika berbicara soal calon lawan. Dewa United yang sedang terperosok di peringkat 14 dianggapnya tetap berbahaya dan mampu memberikan kejutan kapan saja.
“Ini akan menjadi pertandingan sulit. Melawan Dewa, menurut saya mereka adalah salah satu tim terbaik di Indonesia saat ini,” ujar Hodak dalam keterangan resmi klub, Jumat (21/11/2025).
Hodak juga mengaku heran dengan performa sang lawan yang musim lalu melesat hingga posisi runner-up, namun kini kesulitan bersaing.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi pada mereka. Mereka adalah tim yang terbilang sama tanpa mengubah banyak pemain. Tapi mungkin karena beberapa alasan, mereka menurun. Tapi, saya yakin mereka nanti akan bermain all out,” katanya.
Di kubu Persib sendiri, kondisi tidak sepenuhnya ideal. Adam Alis dan Federico Barba masih berjibaku dengan pemulihan kebugaran, sementara Luciano Guaycochea harus absen akibat sanksi kartu merah. Namun Hodak memastikan tidak ada ruang untuk alasan.
“Musim lalu, mereka mengalahkan kami di sini. Jadi, kami harus fokus ke pertandingan dan mengerahkan seratus persen kemampuan. Saya harap pemain bisa bermain dengan baik serta mendapatkan hasil yang positif,” tegasnya.
Sementara itu, Banten Warriors selaku kubu tamu datang dengan semangat berbeda. Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menganggap duel di Bandung sebagai ujian yang menggugah ambisi tim muda “Anak Dewa” untuk kembali ke jalur kejayaan.
“Laga tandang yang menarik karena Bandung (Persib) punya sejarah dan kesuksesan. Kami merupakan tim muda yang berusaha untuk bisa mendapat tempat di kompetisi ini seperti ketika kami menjadi runner-up musim lalu. Ini bukan soal tim muda, tapi bagaimana kami bisa melakukannya dengan cara yang sama,” ujar Riekerink.
Dengan dua tim yang sama-sama datang membawa misi besar—Persib ingin mempertahankan kehormatan di kandang sendiri, sedangkan Dewa United mencari kebangkitan—pertarungan di GBLA dipastikan bukan sekadar laga biasa. Apa pun hasilnya, duel ini akan menjadi catatan penting dalam perjalanan panjang kompetisi musim ini. Semoga penonton disuguhkan pertarungan yang layak dikenang. (her)








