• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gibran Harus Punya Tanggung Jawab Strategis, Bukan Sekadar Simbol Politik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 27 Oktober 2025 - 21:31
in Nasional
bowo

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, beberapa Waktu lalu. Foto: Instagram/@setwapres.ri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka sudah genap setahun. Namun, di tengah gegap gempita transisi kekuasaan, sorotan publik kini mengarah pada sosok sang Wapres, figur muda yang pernah mencuri perhatian selama masa kampanye, kini dinanti untuk membuktikan kiprahnya di kursi eksekutif.

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai saatnya Gibran tidak hanya menjadi simbol regenerasi politik, tetapi juga tampil sebagai penggerak nyata di pemerintahan.

BacaJuga:

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

“Kalau memang ingin Gibran menonjol, perlu ada bidang strategis yang dipercayakan padanya. Jangan cuma tampil simbolik. Harus ada tanggung jawab konkret agar masyarakat bisa menilai hasil kerjanya,” ujar Hendri kepada INDOPOSCO melalui gawai, Senin (27/10/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, publik mulai melihat peran Gibran seolah meredup setelah hiruk-pikuk pemilihan presiden (pilpres) berakhir. Ia menilai hal ini wajar, namun juga menjadi tantangan tersendiri bagi sang RI 2 itu.

“Sekarang muncul persepsi bahwa tugas Gibran sudah selesai, yakni mengantarkan Prabowo ke kursi presiden lewat dukungan ayahnya, Jokowi Widodo alias Jokowi. Tapi kan pemerintahan baru dimulai, bukan selesai,” tegasnya.

“Justru ini saatnya Gibran membuktikan bahwa dia bukan sekadar ‘penyambung estafet politik’, tapi eksekutor kebijakan yang bisa dipercaya,” lanjutnya.

Hensa juga menyoroti pentingnya komunikasi politik yang kuat dan konsisten sebagai kunci menjaga kepercayaan publik.

“Misalnya seperti Koperasi Desa Merah Putih. Itu kalau tanpa komunikasi dan edukasi yang jelas tentang apa itu koperasi, maka yang ada ya cuma numpang buka tapi segera tutup gitu. Nggak ada kesinambungannya, nggak ada sustainability-nya,” tuturnya mencontohkan.

Menurut Hensa, tahun pertama akan menjadi tolok ukur kedewasaan politik pemerintahan Prabowo-Gibran. Di tahun ini pula, publik akan menilai seberapa solid tim pemerintahan dalam mengelola komunikasi, menyatukan kepentingan politik, dan menyalurkan visi besar presiden ke dalam langkah nyata.

“Tahun pertama ini adalah ujian kedewasaan politik pemerintahan Prabowo. Kalau komunikasi bisa dikelola dengan baik, kepercayaan publik akan tumbuh. Tapi kalau komunikasi tetap lemah, visi besar Prabowo bisa tersendat di meja para menteri,” tutupnya.

Kini, bola ada di tangan Gibran. Publik menunggu bukan lagi pidato atau simbol, melainkan bukti nyata, apakah sang wakil presiden muda mampu menjelma menjadi motor penggerak, bukan sekadar penumpang di kapal besar kekuasaan. (her)

Tags: Komunikasi PolitikPresiden PrabowoSimbol PolitikWapres Gibran

Berita Terkait.

Rooftop Wellness dengan City View di Jakarta! Morrissey Hotel Hadirkan Mat Pilates & Cooking Class Serta Cek Kesehatan Mata Gratis
Nasional

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

Senin, 27 April 2026 - 21:30
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Ada Jumhur Hidayat hingga Dudung
Nasional

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Senin, 27 April 2026 - 19:41
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata
Nasional

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

Senin, 27 April 2026 - 18:04
Lebaran-Jawara
Nasional

Melalui Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa, Ratusan Pesilat Hadiri Lebaran Jawara Perkuat Budaya dan Jatidiri Bangsa

Senin, 27 April 2026 - 15:05
Rupiah
Nasional

Regulasi Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu Digagas, Pengamat Pertanyakan Implementasinya

Senin, 27 April 2026 - 14:44
Muhammad-Qodari
Nasional

KSP Qodari Soal Isu Reshuffle: Kita Tunggu Saja

Senin, 27 April 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    1880 shares
    Share 752 Tweet 470
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.