INDOPOSCO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk bersinergi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam memperkuat program kepemudaan dan olahraga di tingkat desa.
Kolaborasi ini disebut sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
“Kami (Kemenpora dan Kemendes PDTT) bersepakat dan bersinergi sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Akan ada dua program besar yang bisa disinergikan ke depan, yaitu mengenai kepemudaan,” ujar Erick di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Menurut Erick, program yang dimaksud meliputi Pemuda Pelopor Desa, yang sebelumnya telah berjalan, serta program penyelenggaraan negara yang akan menjadi payung besar kolaborasi di masa mendatang. Sinergi ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan pemuda, tetapi juga pengembangan sektor olahraga di tingkat akar rumput.
“Tidak hanya pemuda, tetapi juga olahraganya. Salah satu yang beliau dorong ke kami mengenai Liga Desa dan juga e-sport. Tidak hanya di satu provinsi, tapi seluruh Indonesia,” jelas Erick.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas kementerian ini diharapkan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat desa sekaligus mencetak generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
“Saya sangat menyambut program ini dan saya yakin dengan kerja sama ini kita punya impact atau hasil yang maksimal. Kita ingin menciptakan pemuda yang patriotik, cinta tanah air, gigih, pantang menyerah, siap bersaing, dan juga pemuda yang memiliki empati,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan pandangannya bahwa desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang merata.
“Kami tadi berdiskusi, bagaimana desa itu sangat memegang peranan penting karena ada Asta Cita ke-6 Bapak Presiden. Nah, pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan ini ada di tangan Pemuda Pemudi Pelopor Desa,” ujar Yandri.
Ia optimistis bahwa kolaborasi antara Kemendes PDTT dan Kemenpora akan menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan potensi pemuda desa sebagai agen perubahan.
“Kami meyakini, dengan kerja sama dengan Pak Menpora dan kolaborasi luar biasa dari berbagai lini, Insyaallah program ini akan menjadi program andalan. Sehingga dalam empat tahun ke depan benar-benar terasa dampaknya di tingkat desa,” tambah Yandri.
Sinergi antara Kemenpora dan Kemendes PDT ini bukan hanya langkah administratif, melainkan gerakan bersama untuk membangun desa yang kuat melalui generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berjiwa nasionalis. Kolaborasi ini menjadi simbol bahwa kemajuan Indonesia bermula dari desa, karena dari sanalah semangat dan masa depan bangsa tumbuh. (her)




















