• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Korsel Dalam Krisis, Statistik Bunuh Diri Terbaru Mengejutkan Bangsa

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 29 September 2025 - 14:04
in Internasional
IMG-20250929-WA0022

Ilustrasi suasana duka. Foto : koreaboo.com

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Korea Selatan (Korsel) sejak lama memegang predikat sebagai negara dengan angka bunuh diri tertinggi di antara anggota OECD. Namun, pada 2024 mencatat rekor baru yang mengkhawatirkan bahkan untuk Korea sendiri, membuat warganet terguncang oleh angka-angka yang mencemaskan.

Dikutip dari koreaboo.com, menurut laporan “Statistik Penyebab Kematian 2024” yang dirilis oleh Statistik Korea pada 25 September 2025 (KST), bunuh diri kini telah melampaui kanker sebagai penyebab utama kematian bagi warga Korea berusia 40-an.

BacaJuga:

Iran Tuduh Operasi Penyelamatan Pilot AS Sebagai Kedok Pencurian Uranium

Rusia Kecam Ultimatum Trump ke Iran: Bahaya Meluas!

Menilai Rapor Australia dalam Kebijakan Pelarangan Media Sosial

Pada kelompok usia tersebut, bunuh diri menyumbang 26,0% dari total kematian, melampaui kanker yang berada di angka 24,5%. Ini merupakan pertama kalinya bunuh diri menjadi penyebab kematian utama bagi kelompok usia 40-an sejak pencatatan dimulai pada 1983.

Dengan demikian, bunuh diri kini menjadi penyebab kematian nomor satu bagi remaja, usia 20-an, 30-an, hingga 40-an, serta penyebab kematian terbesar kedua bagi mereka yang berusia 50-an di Korea Selatan.

Pada 2024 juga menandai jumlah kasus bunuh diri dan tingkat bunuh diri tertinggi sejak 2011. Pertanyaannya, mengapa begitu banyak warga Korea Selatan yang mengakhiri hidupnya?

Kesulitan finansial akibat perlambatan ekonomi terbaru diidentifikasi sebagai salah satu penyebab utama. Park Hyun Jung, direktur tren demografi Statistik Korea, menjelaskan:

“Peningkatan bunuh diri pada kelompok usia 40-an terkait dengan kondisi ekonomi serta faktor kesehatan mental dan fisik. Berdasarkan White Paper Pencegahan Bunuh Diri, motif utama bunuh diri adalah masalah psikologis dan fisik, disusul oleh kesulitan ekonomi.” (mg)

Tags: koreakorselkrisis

Berita Terkait.

jet
Internasional

Iran Tuduh Operasi Penyelamatan Pilot AS Sebagai Kedok Pencurian Uranium

Selasa, 7 April 2026 - 06:06
dmitry
Internasional

Rusia Kecam Ultimatum Trump ke Iran: Bahaya Meluas!

Senin, 6 April 2026 - 23:33
sosmed
Internasional

Menilai Rapor Australia dalam Kebijakan Pelarangan Media Sosial

Senin, 6 April 2026 - 16:06
Jet-Tempur
Internasional

Iran Ungkap Fakta Evakuasi Pilot F-15: Ada Upaya Lindungi Reputasi Trump

Senin, 6 April 2026 - 14:45
Asap-Hitam
Internasional

Menlu Tiongkok dan Rusia Teleponan, Sepakat Dorong Deeskalasi Konflik Timur Tengah

Senin, 6 April 2026 - 12:53
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.08.43
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Pemimpin Dunia Utamakan Perdamaian

Senin, 6 April 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.