• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dorong Program Citarum Harum, BAM DPR Ingatkan Budaya Baru Tanpa Buang Limbah ke Sungai

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 26 September 2025 - 10:38
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menekankan pentingnya membangun budaya baru dalam tata kelola Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, khususnya terkait larangan pembuangan limbah ke sungai.

Hal ini disampaikan Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, saat kunjungan kerja serap aspirasi di Bandung, Jawa Barat.

BacaJuga:

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Ahmad Heryawan menegaskan bahwa sungai bukanlah tempat pembuangan, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga dari hulu hingga hilir.

“Di kawasan tengah sampai ke hilirnya tentu perlu membangun budaya masyarakat yang baru yang tidak ada pembuangan apapun ke sungai,” kata Heryawan, dikutip Jumat (26/9/2025).

“Tidak ada buang limbah kotoran ternak, rumah tangga, maupun industri. Pokoknya sungai itu bukan tempat buangan, tapi tempat mengalirnya air untuk kehidupan,” tegasnya.

Menurutnya, perilaku membuang limbah ke sungai telah berlangsung lama dan menjadi salah satu penyebab utama pencemaran Sungai Citarum. Jika tidak segera diubah, kebiasaan tersebut akan menghambat upaya pemulihan kualitas air serta menurunkan manfaat sungai bagi masyarakat luas.

Ia pun menyarankan pentingnya sistem pengolahan sampah yang baik di luar aliran sungai. Untuk itu dirinya mendorong pemerintah daerah di kawasan Bandung Raya untuk membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi lintas kabupaten/kota. Pendekatan modern dinilai penting, sehingga sampah tidak hanya ditangani tetapi juga dapat memberikan nilai tambah.

“Pendekatan pengolahan harus modern, sebagaimana di negara-negara maju. Sampah bisa diolah dengan baik, menghasilkan listrik atau barang lain yang bernilai ekonomi. Dengan begitu, masalah sampah terselesaikan sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat,” ujar politisi Fraksi PKS ini.

Ia menegaskan, keberhasilan dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan sungai akan menjadi indikator meningkatnya peradaban masyarakat Indonesia. Air bersih dan lingkungan yang terjaga akan memberi dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, baik di pedesaan maupun perkotaan.

Anggota KomisinII DPR RI ini juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program Citarum Harum sekaligus perlunya kejelasan indikator kinerja (Key Performance Indicator/KPI) agar pelaksanaannya lebih terukur dan akuntabel.

Menurut lnya, sungai memiliki peran vital dalam peradaban, baik di masa lalu maupun saat ini, sebagai sumber kehidupan masyarakat. Karena itu, program Citarum Harum yang dicanangkan pemerintah sejak lama perlu dijalankan secara konsisten dari hulu hingga hilir.

“Program untuk menghadirkan Citarum bersih dengan nama Citarum Harum yang sudah dicanangkan sejak lama itu perlu dilanjutkan. Harapannya, kita sebagai bangsa perlu mampu menghadirkan sungai dari mulai hulu sampai ke hilir dalam posisi bersih, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (dil)

Tags: BAM DPRCitarum Harumlimbah

Berita Terkait.

riset
Nasional

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Minggu, 12 April 2026 - 00:30
belajar
Nasional

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:02
rakor
Nasional

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Sabtu, 11 April 2026 - 18:18
minang
Nasional

IKM Harus Kawal Program Pemerintah, Begini Pesan Ketua DPD RI

Sabtu, 11 April 2026 - 17:58
Menkop: Penguatan Sinergi MES Dan KDKMP Di Sektor Riil Jadi Prioritas Pembangunan Ekonomi Syariah
Nasional

Menkop: Penguatan Sinergi MES Dan KDKMP Di Sektor Riil Jadi Prioritas Pembangunan Ekonomi Syariah

Sabtu, 11 April 2026 - 14:50
Haji
Nasional

War Tiket Haji Tranformasi Kebijakan Pemerintah Pangkas Masa Antrean

Sabtu, 11 April 2026 - 12:45

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1331 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.