• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pemerintah Prancis Panggil Dubes AS Soal Tuduhan Anti-Yahudi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 26 Agustus 2025 - 02:10
in Internasional
presiden-perancis

Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID  -Pemerintah Prancis mengatakan telah memanggil Duta Besar AS Charles Kushner yang pernyataannya dinilai “tidak bisa diterima” lantaran menuduh negara di Eropa itu gagal mengatasi meningkatnya aksi anti-Yahudi.

Kushner, seorang Yahudi yang juga ayah dari Jared Kushner — suami Ivanka Trump, putri Presiden AS Donald Trump — menyampaikan kritik tersebut melalui surat terbuka kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dimuat di Wall Street Journal pada Minggu (24/8/2025).

BacaJuga:

Sambut Gencatan Senjata AS – Iran, PBB Desak Kepatuhan pada Hukum Internasional

Iran Setujui Gencatan Senjata 14 Hari, Aragachi Pastikan Akses Pelayaran Aman Selat Hormuz

10 Poin Gencatan Senjata AS-Iran selama Dua Pekan, Ini Daftarnya

Dalam suratnya, Kushner mendesak Macron untuk mengurangi kritik terhadap Israel dan menyoroti berbagai contoh anti-Yahudi yang disebutnya telah “lama membekas dalam kehidupan masyarakat Prancis.”

“Di Prancis, tidak sehari pun berlalu tanpa orang Yahudi diserang di jalan, sinagog atau sekolah dirusak, atau bisnis milik Yahudi dijadikan sasaran vandalisme. Kementerian Dalam Negeri Anda sendiri telah melaporkan insiden antisemitisme, bahkan di taman kanak-kanak,” kata Kushner seperti dilansir ANTARA.

Dia juga menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan Macron dan pejabat Prancis lainnya guna “menyusun rencana serius” untuk mengatasi masalah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis mengatakan telah memanggil Kushner pada Senin, seraya menegaskan bahwa tuduhannya itu “tidak bisa diterima.”

“Prancis dengan tegas menolak tuduhan ini… Meningkatnya antisemitisme di Prancis sejak 7 Oktober 2023 memang nyata, sesuatu yang sangat kami sesalkan, dan otoritas Prancis sepenuhnya dikerahkan untuk melawan hal itu, karena tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi,” kata Kemlu Prancis.

Disebutkan pula bahwa tuduhan Kushner “bertentangan dengan hukum internasional,” merujuk pada Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik yang mengatur “kewajiban untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri suatu negara.”

“Tuduhan itu juga tidak sesuai dengan kemitraan transatlantik antara Prancis dan Amerika Serikat serta kepercayaan yang seharusnya terjalin di antara pada sekutu,” sebut pernyataan itu.

Perselisihan ini muncul setelah pekan lalu, Macron menepis tudingan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut rencana Prancis untuk mengakui negara Palestina turut memicu aksi anti-Yahudi. (dam)

Tags: Charles KushnerDuta Besar ASPanggilPemerintah Prancis

Berita Terkait.

guterres
Internasional

Sambut Gencatan Senjata AS – Iran, PBB Desak Kepatuhan pada Hukum Internasional

Rabu, 8 April 2026 - 16:06
bendera iran
Internasional

Iran Setujui Gencatan Senjata 14 Hari, Aragachi Pastikan Akses Pelayaran Aman Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 14:14
hormus
Internasional

10 Poin Gencatan Senjata AS-Iran selama Dua Pekan, Ini Daftarnya

Rabu, 8 April 2026 - 11:11
haji
Internasional

Menhaj Pastikan Haji 2026 Tetap Normal, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 23:13
jet
Internasional

Iran Tuduh Operasi Penyelamatan Pilot AS Sebagai Kedok Pencurian Uranium

Selasa, 7 April 2026 - 06:06
dmitry
Internasional

Rusia Kecam Ultimatum Trump ke Iran: Bahaya Meluas!

Senin, 6 April 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.