• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

WHO Sebut Ada Lonjakan Tajam Kematian Akibat Kelaparan di Gaza

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 24 Juli 2025 - 14:16
in Internasional
Warga-Palestina

Ilustrasi - Warga Palestina. (ANTARA/Xinhua)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mendokumentasikan 21 kematian anak di bawah usia lima tahun akibat malnutrisi di Jalur Gaza sejak awal 2025, mengonfirmasi lonjakan tajam jumlah kematian akibat kelaparan, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa dalam 24 jam terakhir sedikitnya 10 orang di Gaza meninggal akibat malnutrisi, sehingga jumlah totalnya menjadi 111 orang.

BacaJuga:

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI–Rusia Terungkap

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI–Rusia

“2,1 juta orang yang terjebak di zona perang, di Gaza, menghadapi pembunuh lain selain bom dan peluru – kelaparan. Kini kita menyaksikan lonjakan kematian akibat malnutrisi. Sejak 17 Juli pusat-pusat malnutrisi akut parah penuh sesak tanpa pasokan makanan darurat yang memadai. Pada 2025 WHO telah mendokumentasikan 21 kematian akibat malnutrisi pada anak-anak di bawah usia lima tahun,” kata Tedros seperti dikutip Antara, Kamis (23/7/2025).

Menurutnya, tingkat malnutrisi akut di Jalur Gaza melampaui 10 persen dari populasi, dan lebih dari 20 persen ibu hamil dan menyusui menderita malnutrisi, yang kerap dalam kondisi parah.

Tedros menambahkan bahwa penangguhan dan pembatasan akses pasokan bantuan kemanusiaan juga memicu krisis kelaparan.

“95 persen rumah tangga di Gaza menghadapi krisis air yang parah, dengan akses harian jauh di bawah kebutuhan minimum untuk minum, memasak, dan kebersihan,” katanya.

Pada Januari Israel melarang aktivitas Badan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), menuding bahwa beberapa staf mereka telah membantu serangan Hamas ke Israel pada Oktober 2023, yang memicu eskalasi konflik saat ini dan mendorong Israel untuk memberlakukan pengepungan total di wilayah kantong tersebut.

Baru-baru ini otoritas Israel mulai mengelola pasokan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza melalui Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung Amerika Serikat, yang titik pendistribusiannya terkonsentrasi di wilayah Selatan.

Pada 20 Mei Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini menuduh Israel telah menjadikan bantuan kemanusiaan untuk menggusur paksa warga Palestina. (wib)

Tags: gazakelaparankematianWHO

Berita Terkait.

rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI–Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI–Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04
Trump
Internasional

Pasca-Kebuntuan di Islamabad, Ancaman Blokade Trump Picu Ketegangan Global

Senin, 13 April 2026 - 11:22
Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”

Senin, 13 April 2026 - 03:14
Kian Memanas, Trump Ancam Blokir Kapal yang Bayar ke Iran dan Siap Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
Internasional

Kian Memanas, Trump Ancam Blokir Kapal yang Bayar ke Iran dan Siap Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 - 00:37

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2500 shares
    Share 1000 Tweet 625
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.