• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dugaan Pelanggaran Sistem Data, Polisi Prancis Selidiki Platform Media Sosial X

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:08
in Internasional
x

Logo aplikasi X terpasang di ponsel pintar yang diperkenalkan oleh Elon Musk setelah mengambil langkah perubahan citra Twitter menjadi X. Foto : Antara/Livia Kristianti/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Prancis secara resmi memulai penyelidikan terhadap platform media sosial X, sebagaimana diumumkan oleh Kantor Kejaksaan Paris pada Jumat (11/7/2025). Penyelidikan ini terkait dugaan pelanggaran serius terhadap sistem data digital di negara tersebut.

Jaksa Penuntut Umum Paris, Laure Beccuau, menjelaskan bahwa X diduga melanggar dua pasal hukum, yakni melakukan gangguan terhadap sistem pemrosesan data otomatis oleh kelompok terorganisasi serta melakukan pengambilan data secara ilegal dari sistem yang sama.

BacaJuga:

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Penanganan kasus ini telah dilimpahkan kepada Direktorat Jenderal Gendarmeri Nasional (DGGN), sebagaimana disebutkan oleh Beccuau dalam pernyataan resminya.

Pengusutan ini berawal dari dua laporan resmi yang diajukan pada Januari lalu kepada unit kejahatan siber Kejaksaan Paris. Salah satu laporan berasal dari anggota parlemen Prancis, sementara satu lainnya dari pejabat tinggi di lembaga publik. Keduanya menuduh bahwa algoritma platform X telah dimanipulasi dan digunakan untuk kepentingan campur tangan asing.

Kejaksaan sebelumnya telah mengonfirmasi pada Februari bahwa pengaduan tersebut sedang dalam tahap peninjauan. Baru pada Jumat, mereka menyatakan penyelidikan resmi telah dimulai berdasarkan hasil verifikasi, masukan dari akademisi Prancis, serta informasi dari sejumlah instansi pemerintah seperti dikutip Antara.

CEO X cabang Prancis, Laurent Buanec, pada Januari sempat menanggapi isu ini melalui pernyataan publik di platform tersebut. Ia menegaskan bahwa X telah memiliki kebijakan yang transparan dan tegas dalam menangkal ujaran kebencian. Ia juga menambahkan bahwa algoritma platform itu tidak dirancang untuk menyebarkan konten kebencian, serta terus memerangi penyebaran disinformasi.

Logo aplikasi X, yang merupakan hasil rebranding dari Twitter oleh Elon Musk, kini telah menjadi identitas baru platform tersebut, dan terlihat digunakan secara luas di perangkat pintar. (aro)

Tags: ParisPrancisx

Berita Terkait.

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31
Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa
Internasional

Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa

Senin, 23 Maret 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.