• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menlu RI Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan dengan Rusia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 18 Juni 2025 - 19:09
in Internasional
Sergey-Lavrov

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam sebuah pertemuan di Moskow, Selasa (17/6/2025). (ANTARA/HO-Kemlu RI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral dan menjalin kemitraan strategis di berbagai sektor dengan Rusia, sebagai upaya bersama mewujudkan kesejahteraan kedua negara.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, dalam pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, di Moskow, Selasa (17/6/2025).

BacaJuga:

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

“Kami berkomitmen untuk memperkuat hubungan dan kemitraan demi kesejahteraan bersama bagi kedua bangsa,” ujar Menlu Sugiono, seperti dikutip dari siaran resmi Kementerian Luar Negeri RI seperti dikutip Antara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi, sekaligus menjajaki berbagai potensi kerja sama baru yang selama ini belum tergarap.

Sugiono menilai penting untuk terus memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Rusia, mengingat peluang besar yang masih terbuka lebar.

Sebagai tindak lanjut, Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk melaksanakan hasil Pertemuan Komisi Bersama Indonesia – Rusia ke-13 yang digelar di Jakarta pada 14–15 April 2025, khususnya di bidang perdagangan, ekonomi, dan kerja sama teknik.

Pada sektor investasi, Sugiono secara khusus mengundang perusahaan-perusahaan Rusia untuk terlibat dalam proyek-proyek strategis di Indonesia.

Ia menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mendirikan Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara/ Indonesia’s sovereign wealth fund), pada 24 Februari lalu.

Dana tersebut diharapkan menjadi jembatan investasi yang dapat bermitra dengan otoritas dan pelaku usaha dari Rusia, untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kolaborasi strategis Indonesia-Rusia, menurut Menlu Sugiono, juga terbuka di berbagai sektor lainnya, termasuk energi terbarukan, keamanan teknis, pertanian, kecerdasan buatan (AI), teknologi siber, serta pertukaran antar masyarakat.

Menlu juga menyebutkan bahwa kedua pihak sepakat untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi para pelajar Indonesia, pejabat Indonesia untuk datang dan belajar bahasa Rusia karena hal itu juga merupakan sarana untuk memperkuat kerja sama dan hubungan antara masyarakat di kedua negara.

“Saya senang mengakui bahwa kunjungan ini sangat produktif,” katanya.

Sementara itu, Sugiono juga mengatakan terdapat sejumlah hasil utama di berbagai sektor yang telah berhasil diselesaikan. Beberapa di antaranya masih dalam proses dan diharapkan akan ditandatangani dalam kunjungan Presiden Subianto ke Rusia, 18-20 Juni 2025.

Sebagai penutup, Menlu Sugiono juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjembatani segala bentuk komunikasi dan perbedaan, serta menyampaikan kesediaan untuk meredakan ketegangan di kawasan dan dunia, sehingga Indonesia dapat berkontribusi menciptakan situasi dan lingkungan yang damai di berbagai kawasan di dunia.

“Tentang situasi yang berkembang di Timur Tengah, ini adalah sesuatu yang juga perlu kita tangani. Kami sepakat bahwa setiap eskalasi perlu dihentikan dan setiap pertikaian perlu dibawa ke meja perundingan,” demikian katanya. (dam)

Tags: KemitraanMenlu RIRusia

Berita Terkait.

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33
Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis
Internasional

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15
Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Internasional

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:34
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Internasional

Permintaan AS Ditolak, Sri Lanka Tak Izinkan Dua Jet Tempur Mendarat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:03
Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya
Internasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:35
Hampir 90.000 Botol Ibuprofen Anak Ditarik dari Peredaran di AS
Internasional

Hampir 90.000 Botol Ibuprofen Anak Ditarik dari Peredaran di AS

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.