• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat: Membuka Hubungan Diplomatik dengan Israel Langgar Konstitusi

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 1 Juni 2025 - 22:12
in Headline
gaza

Ilustrasi Gaza, Palestina. ( Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu, Muslim Arbi, menegaskan rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel asalkan Palestina Merdeka dinilai melanggar konstitusi.

Menurutnya, dalam Pembukaan UUD1945, mengamanatkan bahwa memerdekaan adalah hak segala bangsa.

BacaJuga:

Bekuk Saint Kitts & Nevis 4-0, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya ke Final FIFA Series

Bertemu di Istana Negara, Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Global hingga Stabilitas Kawasan

Sebut Mundurnya Kabais TNI jadi Contoh Baik, Komisi I Minta Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

“Sehingga amanat Konsitusi pada pembukaan UUD1945 adalah kalimat suci Bangsa Indonesia untuk terus mengakui kemerdekaan suatu bangsa atas penjajahan,” kata Muslim dalam keterangannya kepada INDOPOSCO.ID, Minggu (1/6/2025).

Kalimat itu, katanya, wajib ditegakkan bagi Bangsa ini. Siapa pun penguasanya. Kalimat Suci Bangsa Indonesia itu wajib dipelihara dan ditegakkan. Tanpa kompromi.

Sedangkan, ujar Muslim, Israel adalah negara yang menghalalkan segala cara untuk mempertahankan negara yang dibangunnya dengan mencaplok tanah Palestina selama ini.

“Negara Israel yang didirikan atas bantuan Inggris, Prancis dan AS pada tahun 1948 itu di atas tanah Palestina. Bagi Bangsa Palestina, Israel adalah negara penjajah yang memang seharusnya juga tidak boleh diakui oleh negara manapun termasuk Indonesia, sebagaimana amanat Konsitusi UUD1945. Segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dihapuskan,” tegasnya.

Ia pun menyoroti sejumlah kalangan yang seolah mendukung gagasan tersebut. Menurutnya, publik Tanah Air harus melihat sejarah Indonesia saat dijajah oleh Belanda dan Jepang.

Menurutnya, selama hampir 350 tahun Belanda menjajah Indonesia tetapi Belanda tidak menjadikan Indonesia sebagai negara di tanah jajahannya di Nusantara.

“Meski menguasai Indonesia ratusan tahun dan diganti oleh Jepang, tapi kedua negara itu tidak bikin negara sendiri di Indonesia,” jelasnya.

Bagaimana mungkin, kata Muslim, Palestina yang Tanah dicaplok dan dijajah oleh Israel yang hampir mencapai 90 Persen Tanah Palestina. Lalu Dunia mendukung Palestina atas Tanah yang dikuasai Israel hingga tersisi sekitar 10 persen.

Jika Pemerintahan Prabowo membuka hubungan diplomatik dengan Israel, ucap Muslim, itu artinya negara Indonesia menjadi rusak karena pemerintah tidak taat Konsitusi.

Meski dengan alasan, jika negara Palestina diakui kemerdekaannya oleh Israel. Itu syarat dan nilai tawarkan yang dilontarkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi, kalau rezim Prabowo atas gagasan nya membuka hubungan diplomatik dengan Israel asal Palestina diberi hak memerdekaan sebagai negara, maka itu sama saja membenarkan adanya pencaplokan atau penjajahan Israel terhadap tanah Palestina selama ini, termasuk pembunuhan dan pembantaian atas rakyat Palestina,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: hubungan diplomatikisraelkonstitusiPengamat

Berita Terkait.

Bekuk Saint Kitts & Nevis 4-0, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya ke Final FIFA Series
Headline

Bekuk Saint Kitts & Nevis 4-0, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya ke Final FIFA Series

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:22
Bertemu di Istana Negara, Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Global hingga Stabilitas Kawasan
Headline

Bertemu di Istana Negara, Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Global hingga Stabilitas Kawasan

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:16
Sebut Mundurnya Kabais TNI jadi Contoh Baik, Komisi I Minta Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Headline

Sebut Mundurnya Kabais TNI jadi Contoh Baik, Komisi I Minta Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:03
Marc-Klok
Headline

Optimistis Timnas Menangi FIFA Series, Klok Soroti Ancaman Faktor Non-Teknis

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:10
Kendaraan
Headline

Tekan Kepadatan Arus Balik, One Way Tahap II Diperpanjang hingga KM 263

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:49
GT-Cikatama
Headline

Jasa Marga: 2,3 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jakarta dan Sekitarnya

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:37

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1227 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.