• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tarif Baru AS Momentum Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 6 April 2025 - 11:33
in Ekonomi
Padi

Ilustrasi - Gabah padi hasil panen dari petani di Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Antara/Jojon

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IV Johan Rosihan menilai kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) sejak awal April, dapat menjadi momentum strategis bagi Indonesia. Sehingga, hal itu dapat memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong kemandirian produk lokal.

Ia menyatakan dampak kebijakan tersebut memang berpotensi mengganggu stabilitas sektor pangan, terutama karena Indonesia masih bergantung pada sejumlah bahan pangan impor dari AS seperti kedelai dan jagung.

BacaJuga:

Strategi Besar PHR: MNK Disiapkan Jadi Game Changer Energi Nasional

Dari Yogyakarta, PT Taru Martani Ekspor 1.200 Batang Cerutu ke Tailan

Aksi Nyata CSR Wahana Artha Group, 1.500 Paket Sembako dan Donor Darah Berkelanjutan

Namun, menurut Johan, kondisi ini justru harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mempercepat reformasi sektor pangan dalam negeri.

“Ini saatnya kita serius memperkuat produksi pangan lokal, dari hulu sampai hilir. Jangan sampai momentum ini lewat begitu saja. Kita dorong pangan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar dia, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/4/2025).

Johan menegaskan pentingnya dukungan kebijakan nyata dari pemerintah, termasuk insentif untuk petani dan UMKM pangan lokal, perluasan lahan produktif, serta penguatan riset dan teknologi pertanian. Ia juga mendorong percepatan program substitusi impor, terutama terhadap bahan baku industri makanan yang selama ini sangat bergantung pada pasokan luar negeri.

“Jangan kita hanya reaktif ketika gejolak datang dari luar. Harus ada desain besar untuk kedaulatan pangan, dan ini harus kita mulai sekarang. NTB, misalnya, punya potensi luar biasa dalam produksi padi, jagung, sorgum, hingga produk peternakan dan perikanan,” tambah politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) I ini

Selain mendorong kemandirian produksi, Johan juga menyerukan agar pemerintah memperkuat cadangan pangan nasional dan memperluas akses pasar bagi produk pangan lokal. Menurutnya, perlindungan terhadap petani dan nelayan lokal menjadi bagian penting dari strategi ketahanan nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Kita tidak bisa bergantung terus pada pasar luar. Saatnya pemerintah hadir lebih kuat, membela pangan lokal dan produk petani kita,” tegasnya.

Kebijakan tarif AS telah memicu pelemahan rupiah dan kenaikan biaya impor yang berdampak pada sektor-sektor strategis, termasuk pangan. Di tengah tekanan ini, langkah konkret pemerintah dan kesadaran publik untuk beralih ke konsumsi produk lokal dinilai menjadi penentu utama daya tahan ekonomi nasional. (dil)

Tags: Johan RosihanKetahanan Pangantarif imporTarif ResiprokalTarif Trump

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Strategi Besar PHR: MNK Disiapkan Jadi Game Changer Energi Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 14:14
bc
Ekonomi

Dari Yogyakarta, PT Taru Martani Ekspor 1.200 Batang Cerutu ke Tailan

Kamis, 9 April 2026 - 13:03
wahana
Ekonomi

Aksi Nyata CSR Wahana Artha Group, 1.500 Paket Sembako dan Donor Darah Berkelanjutan

Kamis, 9 April 2026 - 12:32
pge
Ekonomi

PGE Sabet PROPER Emas Ke-15, Panas Bumi Hadirkan Dampak Nyata

Kamis, 9 April 2026 - 11:23
umkm
Ekonomi

UMKM Indonesia Go Global lewat Momentum APCS 2026 di Belawan

Kamis, 9 April 2026 - 11:11
dalem
Ekonomi

Komitmen Keberlanjutan UT Berbuah PROPER Hijau dan Biru 2025

Kamis, 9 April 2026 - 10:50

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.