• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

3.700 Karyawan di Banten Kena PHK, Taufik Arahman Minta Pemerintah Carikan Solusi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 7 Maret 2025 - 16:26
in Nusantara
Taufik-Arahman

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Taufik Arahman. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 3,700 karyawan di Tiga perusahaan di Tangerang menjadi perhatian khusus anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Taufik Arahman.

Ke Tiga perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya diantaranya PT Mayora Indah Tbk sebanyak 200 karyawan, PT Adis Dimension Footwear sebanyak 1.500 karyawan dan PT Victory Ching Luh sedang dalam proses PHK terhadap 2.000 karyawan.

BacaJuga:

Pertagas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

Kick-off Meriah, Banten Siap Jadi Tuan Rumah Puncak Peringatan HPN 2026

Dompet Dhuafa Waspada Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih bagi Ratusan KK

Menurut Taufik Arahman, Pemutusan Hubungan Kerja oleh perusahaan terhadap karyawan tersebut memiliki berbagai faktor. Contoh kata Taufik, PT. Mayora melakukan PHK karena Karyawan tersebut karena habis kontrak kerja.

Sedangkan untuk dua perusahaan yang melakukan PHK ribuan karyawan seperti PT. Cingluh dan PT. Adis selain juga faktor pasar yang mengalami penurunan juga diduga melakukan Van Line dengan dalih ekspansi perusahaan ke wilayah Jawa Tengah.

“Perusahaan PT. Mayora itu karena tidak memperpanjang kontrak karyawan menurut informasi yang saya dapatkan, sedangkan untuk perusahaan PT. Cingluh dan PT. Adis ini selain dari yang disampaikan oleh kepala dinas ketenagakerjaan juga saya mendengar informasi bahwa perusahaan tersebut akan pindah ke wilayah Jawa,” kata Taufik,Jumat (7/3/2025)

Van Linenya perusahaan-perusahaan tersebut ke Wilayah Jawa menurut informasi kata Taufik, Karena persoalan Upah Minimum Regional (UMR) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang terbilang tinggi di Banten sehingga berdampak terhadap biaya produksi.

“Informasi yang saya dapat itu akan pindah perusahaan itu tadi alasannya karena UMR dan UMK di wilayah kita,” ujarnya.

Wakil Rakyat dari Kabupaten Tangerang itu meminta pemerintah melakukan berbagai upaya yang cepat dan tetap terhadap dampak PHK itu. “Harus segera ada upaya yang cepat dan tepat dari pemerintah,” cetusnya.

Selain itu, Taufik juga mengaku miris terhadap industri-industri di Banten yang berencana dan sudah melakukan perpindahan ke wilayah lain dengan dalih ekspansi. Menurut ia ekspansi perusahaan tersebut akan menjadi bom waktu untuk Banten.

“Iya saat ini alasannya adalah ekspansi, tapi perlu dianalisa dengan betul jangan sampai menjadi bom waktu, karena kalau ekspansi atau melalukan perluasan bisnis tidak mungkin melakukan PHK,” ungkapnya.

Dirinya juga berharap Pemprov Banten serius dalam menyelesaikan persoalan investasi dan ketenagakerjaan, agar pertumbuhan ekonomi sesuai dengan harapan.

“Harus serius bila perlu ada Satgasnya, jangan sampai perusahaan di Banten ini hengkang harusnya bertambah,” tukasnya.

“Kita harus cari akar masalahnya dimana dan harus ada solusi terbaik, jangan sampai investasi di Banten terhambat akibat persoalan yang terus berulang,” tandasnya. (yas)

Tags: Bantenkaryawanphk
Berita Sebelumnya

Gunung Merapi di Sumbar Alami Erupsi dengan Letusan Setinggi 1.200 Meter

Berita Berikutnya

BNPB: 4.880 Orang Masih Mengungsi Pascabanjir Bekasi

Berita Terkait.

WhatsApp Image 2025-11-30 at 19.13.383
Nusantara

Pertagas Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

Minggu, 30 November 2025 - 19:20
1000435212
Nusantara

Kick-off Meriah, Banten Siap Jadi Tuan Rumah Puncak Peringatan HPN 2026

Minggu, 30 November 2025 - 17:45
duafa
Nusantara

Dompet Dhuafa Waspada Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih bagi Ratusan KK

Minggu, 30 November 2025 - 15:45
deni
Nusantara

Jadi Tuan Rumah HPN 2026, Gubernur Banten: Kolaborasi Pers Kunci Akselerasi Pembangunan

Minggu, 30 November 2025 - 15:25
soni
Nusantara

Buka Festival Kita Indonesia, Gubernur Andra Soni Sebut, Banten Kaya Sejarah dan Peradaban

Minggu, 30 November 2025 - 12:12
siswa
Nusantara

Bentuk Tim Siaga Bencana Sekolah, SMPN 1 Minggir Gelar Pelatihan Bersama DMC Dompet Dhuafa Yogyakarta

Minggu, 30 November 2025 - 11:21
Berita Berikutnya
Tenda-Pengungsian

BNPB: 4.880 Orang Masih Mengungsi Pascabanjir Bekasi

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.