• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Cabai Rawit Merah Masih “Pedas” di Awal Ramadan, Bapanas Ungkap Penyebabnya

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 6 Maret 2025 - 10:22
in Ekonomi
Cabai

Ilustrasi cabai rawit merah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, sejumlah komoditas pangan di tingkat konsumen berada tidak jauh dalam koridor ketetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP). Hanya cabai rawit merah yang harganya melonjak.

Ia baru-baru ini meninjau kondisi harga pangan di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat. Hasil tinjauannya menyebutkan pasokan dan harganya cukup baik.

BacaJuga:

Laba Turun 73 Persen, Tapi Fondasi Keuangan SUNI Tetap Solid di Awal 2026

Langkah Cepat Pertamina dan Mitra: Sumur Tua Jadi Andalan Energi Nasional

BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal

“Jadi harganya saya lihat tidak ada yang di atas HAP dan HET, kecuali cabai. Memang tergantung sumber pasokannya, karena beda-beda,” kata Arief dalam keterangannya diterima di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Menurutnya, lonjakan harga cabai rawit merah itu dipengaruhi karena musim hujan yang dapat menurunkan produktivitas tanaman cabai. Serta merusak tanaman cabai, sehingga pasokan ke pasar berkurang.

“Jadi kalau cabai itu kalau hujan, bunganya rontok, sehingga tidak bisa sampai berbuah,” ujar Arief.

“Semoga ke depannya petani cabai kita bisa menerapkan cungkup atau ada green house-nya, jadi cungkup itu bisa membantu tanaman cabai sampai bisa dipanen 20 kali,” tambahnya.

Ia memperkirakan, harga cabai dapat kembali stabil dalam beberapa minggu ke depan. Namun, diharapkan harganya tidak boleh jatuh terlalu dalam agar petani cabai dapat melakukan recovery.

“Harga cabai bisa turun, ini sudah mulai musim panas. Mudah-mudahan beberapa minggu ke depan cabai bisa lebih baik harganya,” tutur Arief.

Secara umum, harga pangan terpantau stabil, perhatian khusus tertuju pada komoditas cabai rawit merah dan Minyakkita. Rata-rata harga cabai rawit merah di tingkat produsen mencapai Rp 73.774/kg dan di tingkat konsumen Rp 94.193/kg, sedangkan Minyakkita Rp 17.678/liter.

Menko Pangan Zulkilfi Hasan meminta masyarakat tetap tenang di Ramadan karena pasokan pangan melimpah dengan harga yang stabil. “Tadi kita lihat harga harganya stabil, yang ‘pedes’ memang satu, itu cabai. Tapi yang lain sesuai dengan HET,” ungkap Zulhas sapaan karibnya dalam kesempatan yang sama. (dan)

Tags: Bapanascabai rawit merahHarga Acuan PenjualanHarga Eceran TertinggiRamadan

Berita Terkait.

Laba Turun 73 Persen, Tapi Fondasi Keuangan SUNI Tetap Solid di Awal 2026
Ekonomi

Laba Turun 73 Persen, Tapi Fondasi Keuangan SUNI Tetap Solid di Awal 2026

Rabu, 29 April 2026 - 23:31
Langkah Cepat Pertamina dan Mitra: Sumur Tua Jadi Andalan Energi Nasional
Ekonomi

Langkah Cepat Pertamina dan Mitra: Sumur Tua Jadi Andalan Energi Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 23:31
BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal
Ekonomi

BCA Resmi Mulai Buyback Saham, Sinyal Optimisme di Pasar Modal

Rabu, 29 April 2026 - 23:15
Laba Melejit 58 Persen, Kinerja Triwulan Pertama ANTAM Tembus Rp3,66 Triliun
Ekonomi

Laba Melejit 58 Persen, Kinerja Triwulan Pertama ANTAM Tembus Rp3,66 Triliun

Rabu, 29 April 2026 - 22:45
OB Naik 10 Persen di Kuartal Pertama 2026, Kinerja Operasional Samindo Resources Makin Solid
Ekonomi

OB Naik 10 Persen di Kuartal Pertama 2026, Kinerja Operasional Samindo Resources Makin Solid

Rabu, 29 April 2026 - 21:35
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
Ekonomi

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Rabu, 29 April 2026 - 18:01

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2546 shares
    Share 1018 Tweet 637
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1014 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.