• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Belitung Timur Kendalikan Harga Bahan Kebutuhan Pokok selama Ramadan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 6 Maret 2025 - 12:04
in Ekonomi
Kamarudin-Muten

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten bersama TPID memantau kondisi harga bahan pokok, Rabu (5/3/2025). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berupaya mengendalikan harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan 1446 Hijriyah.

“Kita terus tinjau kondisi harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar dan memastikan tidak terjadi kelangkaan, sehingga harga bisa dikendalikan,” kata Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten di Manggar, seperti dilansir Antara, Rabu (5/3/2025).

BacaJuga:

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Kamarudin Muten memimpin langsung peninjauan dan melakukan inspeksi mendadak sejumlah pedagang dan distributor bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Peninjauan rutin ini dilakukan pada awal Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk mengetahui kondisi harga dan dilakukan langkah antisipasi jika terjadi kenaikan harga yang sulit dijangkau konsumen.

“Dari hasil peninjauan kami di lapangan memang terjadi kenaikan beberapa komunitas pokok, namun tidak begitu siginifikan. Sedang persediaan barang, sampai sekarang masih cukup,” katanya.

Beberapa komoditas sayuran seperti cabai dan bawang mengalami kenaikan. Cabai merah lokal dari sebelumnya Rp100 ribu per kilogram naik menjadi Rp110 ribu per kilogram. Begitu pula dengan Bawang merah, dari sebelumnya Rp48 ribu perkilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram

Namun, untuk daging ayam mengalami penurunan dari sebelumnya Rp42 ribu per kilogram, menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sedangkan harga daging sapi masih stabil di harga Rp160 ribu perkilogram.

Afa, sapaan sehari-hari Kamarudin Muten menyatakan, terjadinya kenaikan harga ini karena daerah tersebut belum memiliki pelabuhan dan sistem distribusi pasar harus melewati Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

“Kita tidak punya pelabuhan, semua barang harus lewat Tanjungpandan, mata rantai perdagangan lebih panjang sehingga memicu kenaikan harga,” ujarnya.

Selain itu pula, Afa mendengarkan penuturan dari para pedagang yang mengeluh masih sepinya pembeli lantaran kondisi ekonomi yang masih belum berjalan baik. Untuk itu program pembukaan lapangan kerja baru akan jadi prioritas pemerintahan.

“Dak ada lapangan kerja, dak ada duit untuk belanja. Jadi yang harus kita kerjakan dulu, pembukaan lapangan kerja dan pelabuhan ini akan jadi prioritas kita,” kata Afa. (dam)

Tags: Kebutuhan PokokProvinsi Kepulauan Bangka BelitungRamadan

Berita Terkait.

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Ekonomi

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:06
Bagy-Play-Set
Ekonomi

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:39
Sorgum
Ekonomi

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:18
Serambi-MyPertamina
Ekonomi

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:54
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.