• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

MIND ID Lakukan Transformasi untuk Perkuat Industri Tambang Nasional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 4 Desember 2024 - 20:02
in Ekonomi
mindid

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Senayan, Rabu (4/12/2024). Foto: dokumen MIND ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan terus melakukan transformasi dan strategi dalam memperkuat industri pertambangan nasional.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Senayan, Rabu (4/12/2024).

BacaJuga:

Inovasi Lingkungan Antar PHR Regional 1 Sabet 15 Penghargaan PROPER

BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian-SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

RUPST OCBC: Laba Rp5,06 Triliun, Transaksi Digital Tembus Rp1.500 Triliun

Sebagai holding tambang milik negara, menurut dia, MIND ID secara resmi berdiri pada 17 Februari 2023. Sebelumnya sudah beroperasi di bawah PT Inalum sejak 2018 lalu.

“Kini, MIND ID berperan sebagai payung yang menyatukan berbagai anak usaha yang bergerak di sektor pertambangan, dengan tujuh perusahaan inti di dalamnya,” terangnya.

Hendi menjelaskan, MIND ID mengelola sejumlah perusahaan besar yang memiliki cadangan tambang signifikan. Di antaranya anak usaha utama yang dikelola oleh MIND ID pertama, Aneka Tambang (ANTAM).

Sebagai pemilik 65 persen saham, lanjut dia, MIND ID mengelola Aneka Tambang, perusahaan yang memiliki cadangan nikel dan bauksit terbesar kedua di Indonesia dan kelima di dunia.

“Pertama saya mulai dengan aneka tambang, aneka tambang TBK, 65 persen sahamnya dimiliki oleh Mine ID,” bebernya.

Kedua, masih ujar dia, PT Bukit Asam. Anak usaha ini terletak di Muara Enim, Sumatera Selatan, dan MIND ID mengelola 65,9 persen saham dari Bukit Asam.

Hendi menyebut, perusahaan ini merupakan produsen batu bara terbesar kelima di Indonesia dan memiliki cadangan batu bara terbesar di tanah air, serta terintegrasi dalam operasi pertambangan dan pembangkit listrik.

Ketiga, masih ujar dia, PT Freeport Indonesia. MIND ID juga memiliki 51,23 persen saham di PT Freeport Indonesia, yang terkenal dengan cadangan tembaga dan emas terbesar di Indonesia. “Smelter tembaga terbesar dunia juga berlokasi di Gresik, yang menjadi bagian dari operasi Freeport,” katanya.

Lalu, Inalum dan PT Timah. Sebagai produsen aluminium primer terbesar di Indonesia, Inalum yang dimiliki oleh MIND ID dengan kapasitas produksi 275.000 ton per tahun, juga mengelola sumber energi dari pembangkit listrik tenaga air di Danau Toba.

“PT Timah Tbk sendiri memproduksi timah terbesar di Indonesia dan berada di posisi keempat secara global. Perusahaan ini juga berada di bawah naungan MIND ID dengan penguasaan saham sebesar 65 persen,” terangnya.

Sementara keenam, Mine ID Trading, yang merupakan perusahaan yang mengelola perdagangan komoditas tambang di bawah grup MIND ID secara penuh (100 persen). Dan PT Vale Indonesia.

Selain itu, menurut dia, MIND ID juga mengendalikan 34 persen saham di PT Vale Indonesia. Salah satu produsen nikel terkemuka di dunia, meskipun di sektor ini MIND ID menguasai posisi mayoritas melalui kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan terkait.

“Jadi, kita kalau dilihat secara pemilikan mungkin majority tapi dari minority stake yang ada di produsen nikel di Indonesia. Jadi semua ini kalau kita konsolidasi asetnya sekitar Rp280 triliun Per September 2024,” ujarnya. (nas)

Tags: Industri Tambang Nasionalmind idtransformasi

Berita Terkait.

PROPER
Ekonomi

Inovasi Lingkungan Antar PHR Regional 1 Sabet 15 Penghargaan PROPER

Kamis, 9 April 2026 - 22:04
SMBC
Ekonomi

BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian-SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 9 April 2026 - 19:41
RPUST
Ekonomi

RUPST OCBC: Laba Rp5,06 Triliun, Transaksi Digital Tembus Rp1.500 Triliun

Kamis, 9 April 2026 - 19:21
TIC
Ekonomi

Dorong Ekonomi Hijau, PTSI-ICDX Bangun Ekosistem REC yang Transparan

Kamis, 9 April 2026 - 18:20
Fesyen
Ekonomi

LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern

Kamis, 9 April 2026 - 18:00
Menkop
Ekonomi

Menkop Resmikan Operasional Kopdes Merah Putih di Atuka Papua Tengah, sebagai Pelopor Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 16:48

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.