• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Serangan Israel Terhadap Sekolah Gaza Dikecam

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 13 September 2024 - 01:11
in Internasional
gaza

Warga sipil Palestina dan tim penyelamat melakukan pencarian terhadap korban setelah Israel menembaki sekolah Mustafa Hafez, yang menjadi tempat penampungan warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal di wilayah Er-Rimal, Jalur Gaza (20/8/2024). ANTARA/Anadolu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yordania dan Arab Saudi mengecam keras serangan udara Israel terhadap sebuah sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Jalur Gaza.

Kementerian Luar Negeri Yordania mengatakan serangan terhadap Sekolah al-Jaouni yang menewaskan 18 warga sipil yang mengungsi di kamp Nuseira tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap aturan hukum internasional.

BacaJuga:

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

“Pelanggaran terus-menerus yang dilakukan Israel terhadap hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional akibat ketiadaan posisi internasional yang efektif dan tegas yang mengakhiri agresi berkelanjutan terhadap Jalur Gaza, serta pembunuhan, kehancuran, dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata kementerian tersebut seperti dilansir Antara, Kamis (12/9/2024).

Serangan Israel yang turut menjadikan anggota staf badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dalam daftar korban, dinilai Kementerian Luar Negeri Yordania tidak konsisten dengan nilai-nilai kemanusiaan dan moral serta aturan hukum internasional, terutama Konvensi Jenewa terkait perlindungan warga sipil selama masa perang.

Yordania menekankan perlunya memastikan perlindungan terhadap warga sipil, fasilitas vital yang menyediakan layanan dasar bagi rakyat Palestina, serta fasilitas kemanusiaan dan tempat penampungan.

Sedangkan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, menegaskan perlunya gencatan senjata segera di Gaza, melindungi warga sipil yang tidak berdaya, dan mengakhiri bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza sebagai akibat dari pelanggaran Israel terhadap hukum dan norma internasional.

Arab Saudi turut memperbarui penolakannya tegasnya penargetan fasilitas dan pekerja kemanusiaan dan menyerukan komunitas internasional untuk mengaktifkan mekanisme akuntabilitas internasional dan mengakhiri pelanggaran Israel yang terus-menerus terhadap hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional.

Israel secara sistematis menargetkan fasilitas sipil, termasuk sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah, di tengah ofensifnya yang berkelanjutan di Jalur Gaza. Padahal berdasarkan aturan perang, penargetan fasilitas sipil seperti itu dapat merupakan kejahatan perang.

Bulan lalu, setidaknya 100 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap Sekolah Al-Taba’een di Kota Gaza, tempat lebih dari 6.000 orang yang mengungsi berlindung.

Israel terus melancarkan ofensif brutal di Gaza sejak serangan Hamas Oktober lalu meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera. Lebih dari 41.100 orang tewas dan lebih dari 95.100 terluka, menurut otoritas kesehatan setempat. (wib)

Tags: Sekolah Gazaserangan Israel

Berita Terkait.

Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.