• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pemprov Jakarta dan BPOM Kolaborasi Cegah Peredaran Obat dan Makanan Ilegal

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 30 Agustus 2024 - 20:12
in Megapolitan
bpomco

Penandatanganan nota kesepakatan antara Pemprov Daerah Khusus Jakarta dan BPOM di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2024). (Indopos.co.id/Feris Pakpahan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus (DK) Jakarta bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperketat pengawasan terhadap obat dan makanan di wilayah Jakarta.

Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, menyatakan bahwa sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat dengan mencegah peredaran produk ilegal dan berbahaya.

BacaJuga:

Berawan hingga Hujan Intensitas Ringan Dominasi Ramalan Cuaca di Jakarta

Soroti Kasus Pelecehan Seksual, Pemprov Jakarta Minta Warga Segera Lapor lewat Jakarta Siaga 112

Perjalanan Toko Munah: dari Ritel Lokal Menuju Mitra Strategis NNA

“Langkah ini merupakan salah satu upaya strategis dalam melindungi warga ibu kota dari risiko kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi produk yang tidak memenuhi standar,” katanya kepada wartawan di Balaikota, Jumat (30/8/2024).

Menurutnya, pokok-pokok kesepakatan antara pemerintah dan BPOM di Jakarta mencakup sinergi pengawasan obat dan makanan secara terpadu di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

“Pengawasan obat dan makanan secara terpadu adalah serangkaian usaha, tindakan, dan kegiatan yang bertujuan untuk menjamin keamanan, khasiat, manfaat, dan mutu dari obat dan makanan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengawasan ini mencakup berbagai produk seperti obat-obatan, bahan alam, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.

“Selain itu, pengawasan ini juga meliputi sarana produksi, sarana distribusi, dan sarana pelayanan kefarmasian di Provinsi DKI Jakarta,” jelasnya.

“Tujuan nota kesepakatan ini adalah sebagai pedoman bagi para pihak untuk melakukan pengawasan obat dan makanan secara terpadu di Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Provinsi Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, mengatakan bahwa pengawasan obat dan makanan menghadapi tantangan yang luar biasa.

“Hal ini terkait dengan luasnya cakupan pengawasan, yang tidak hanya mencakup obat dan makanan, tetapi juga kosmetik, obat tradisional, dan suplemen kesehatan,” katanya.

Ia menuturkan bahwa BPOM juga mengamati adanya peningkatan kejahatan di sektor obat dan makanan, termasuk peredaran obat-obatan ilegal, obat palsu, dan sejenisnya.

“Karena kompleksitas ini, obat dan makanan yang beredar harus memenuhi standar untuk menjaga aspek kesehatan. Selain itu, dari aspek sosial, kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa menurun jika hal ini tidak ditangani dengan baik,” tuturnya.

Kepala Dinas PPKUKM Provinsi Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menambahkan bahwa sinergi pengawasan obat dan makanan secara terpadu di DKI Jakarta ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengawasan guna melindungi masyarakat dari risiko produk yang tidak memenuhi standar.

Ia pun menjelaskan bahwa meskipun Jakarta bukan lagi menjadi ibu kota negara, kota ini tetap menjadi pusat ekonomi, sosial, dan budaya dengan tingkat konsumsi yang tinggi.

“Tingginya permintaan obat dan makanan di Jakarta perlu diimbangi dengan pengawasan ketat untuk mencegah masalah kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (fer)

Tags: bpomMakanan IlegalPemprov JakartaPeredaran Obat

Berita Terkait.

berawan
Megapolitan

Berawan hingga Hujan Intensitas Ringan Dominasi Ramalan Cuaca di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 - 08:10
ilustrasi kekerasan perempuan
Megapolitan

Soroti Kasus Pelecehan Seksual, Pemprov Jakarta Minta Warga Segera Lapor lewat Jakarta Siaga 112

Selasa, 7 April 2026 - 22:33
munnah
Megapolitan

Perjalanan Toko Munah: dari Ritel Lokal Menuju Mitra Strategis NNA

Selasa, 7 April 2026 - 21:54
shinta
Megapolitan

Kepala BPN Jakbar Shinta Purwitasari: Perempuan Harus Mampu dan Maju

Selasa, 7 April 2026 - 19:30
JAKI
Megapolitan

Laporan JAKI Dibalas Foto AI, Pemprov Jakarta Perketat Evaluasi

Selasa, 7 April 2026 - 13:24
Febri-Effendi
Megapolitan

Masyarakat Apresiasi Layanan Hallo Kakan BPN Kabupaten Tangerang

Selasa, 7 April 2026 - 12:03

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1140 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.