• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sulsel Miliki Indeks Ekonomi Biru Tertinggi di Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 20 Agustus 2024 - 22:02
in Ekonomi
sulsel

Pakar Kelautan Universitas Hasanuddin Dr Ir Muhammad Rijal Idris memaparkan potensi kemaritiman Sulsel dengan Indeks Ekonomi Biru tertinggi di Indonesia pada Seminar Nasional yang digelar Yayasan Konservasi Laut (YKLI) Indonesia di Makassar, Selasa (20/8/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akademisi dari Fakultas Kelautan Universitas Hasanuddin, Dr Ir Muhammad Rijal Idrus mengatakan, Sulawesi Selatan memiliki indeks ekonomi biru (Blue Economic Index) tertinggi di Indonesia.

“Kalau sebelum pandemi COVID-19 indeks ekonomi biru tertinggi dimiliki oleh Jawa Timur berkisar 65 hingga 67 persen, namun setelah pandemi Sulsel menggeser Jawa Timur dan kini Sulsel indeks ekonomi birunya ada di 70 persen,” kata Rijal pada Seminar Nasional tentang konservasi dan ekonomi biru yang digelar Yayasan Konservasi Laut (YKLI) Indonesia dan Burung Indonesia di Makassar, dilansir Antara, Selasa (20/8/2024).

BacaJuga:

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Dia mengatakan, indeks ekonomi biru di Sulsel ini adalah potensi yang harus dijaga dan dikembangkan hanya saja, dari sisi industri pengolahan Sulawesi Selatan masih tertinggal dengan daerah Jawa, sehingga pada saat sektor industri kemaritiman di Jawa bangkit kembali maka Sulsel terancam turun posisinya.

Sementara dari 12 sektor kemaritiman secara nasional berdasarkan data Bappenas 2023 diketahui, baru 2 sektor yang dimanfaatkan secara optimal yakni sektor tambang menjadi energi dan sektor perikanan tangkap dan budidaya.

Sementara untuk mendukung posisi Sulsel sebagai indeks ekonomi biru tertinggi di Indonesia, hendaknya tidak hanya memikirkan pemanfaatan dan pengelolaan kepulauan spermonde di Selat Makassar, tetapi lebih luas ke wilayah Wallacea yang memiliki bahan keilmuan dan menjadi perhitungan dunia.

Terkait dengan indeks ekonomi hijau dapat didorong untuk mensejahterakan masyarakat seperti di Australia yang sudah mengembangkannya menjadi wisata bahari dan telah meraih keuntungan sebesar USD56 miliar atau senilai sekitar Rp700 triliun.

Apalagi di Indonesia terdapat 548 diving sport yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang potensial dikelola sebagai wisata bahari.

Namun potensi tersebut lanjut Rijal, diperhadapkan dengan ancaman seperti sampah plastik di laut, sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk menjadikan potensi kelautan ini sebagai sumber untuk mensejahterakan masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, kata dia, persoalan sampah plastik menjadi serius dan harus ditangani bersama, pada 2010 Indonesia menempati posisi kedua yang memiliki sampah terbanyak di dunia. Namun pada 2003 posisi Indonesia sudah turun menjadi posisi kelima di dunia dengan sampah terbanyak.

Hal itu karena persoalan sampah plastik sudah menjadi perhatian bersama dan berkolaborasi di lapangan untuk menanganinya. (dam)

Tags: Indeks Ekonomi Biru Tertinggiindonesiasulsel

Berita Terkait.

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Ekonomi

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:06
Bagy-Play-Set
Ekonomi

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:39
Sorgum
Ekonomi

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:18
Serambi-MyPertamina
Ekonomi

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:54
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.