• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Etika Digital, Kunci Penting bagi Pelajar Lindungi Diri dari Bahaya Online

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 29 Juli 2024 - 18:07
in Nasional
Medsos-5

Ilustrasi media sosial Foto: dokumen indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Etika digital merupakan seperangkat prinsip dan nilai moral yang mengatur perilaku individu dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Etika digital ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan online yang aman, positif, dan bertanggung jawab bagi semua pengguna, terutama bagi para pelajar.

”Etika digital penting bagi pelajar karena dapat melindungi diri dari bahaya online,” tutur Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Willia Zuwerni dalam keterangan, Senin (29/7/2024).

BacaJuga:

Varian COVID-19 “Cicada” Mengintai, DPR Minta Pemerintah Perkuat Deteksi Dini

Ratusan Bencana Terjadi sejak Awal 2026, Ketua DPR RI Tekankan Kehadiran Negara

Penguatan SDM dan Kelembagaan Jadi Kunci Sukses Program Gizi Nasional

Dalam diskusi online bertajuk ”Etika Pelajar di Dunia Digital” itu, Willia mengatakan, etika pelajar di dunia digital juga penting untuk membangun reputasi online yang positif, menciptakan komunitas online positif, serta meningkatkan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.

”Prinsip-prinsip etika digital bagi pelajar, yakni bersikap sopan dan hormat kepada orang lain, bertanggung jawab atas apa yang yang dikatakan dan dilakukan, melaporkan cyberbullying dan konten berbahaya, menjaga privasi diri dan orang lain, serta menggunakan teknologi dengan cara yang aman,” terangnya.

Adapun tips menerapkan etika digital dalam kehidupan sehari-hari, menurut Willia, yakni pikirkan sebelum posting, berhati-hati dengan apa yang dibagikan, menggunakan kata-kata yang sopan, bersikap kritis terhadap informasi online, dan melaporkan pelanggaran etika dan kejahatan.

”Pelajar dapat berkontribusi positif pada komunitas online dan dunia digital dengan cara melaporkan setiap pelanggaran etika dan kejahatan digital. Utamanya terkait perjudian online, perundungan (cyberbullying), ujaran kebencian, maupun pencemaran nama baik,” jelasnya.

Dosen Universitas Paramadina Jakarta Septa Dinata mengatakan, dunia digital (media sosial) seringkali digunakan para pelajar untuk melakukan perundungan di dunia maya (cyberbullying).

Padahal, menurut dia, perundungan memiliki efek serius dan jangka panjang pada korbannya. “Termasuk kecemasan, depresi, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri. Penting untuk mengenali tanda-tanda perundungan dunia maya dan mengambil tindakan untuk mencegahnya. Misal, memblokir dan melaporkan pengguna yang kasar, mengatur pengaturan privasi untuk membatasi kontak dengan orang asing, serta mendidik anak-anak dan orang dewasa tentang penggunaan media sosial yang aman dan bertanggung jawab,” jelas Septa Dinata.

Sementara praktisi dan Konsultan IT Mahir Institute Partner Ardiansyah meminta para pelajar untuk memahami aspek keamanan, di samping etika digital. ”Selain etika digital, pelajar perlu meningkatkan pemahaman terkait keamanan digital. Utamanya untuk menghindari dampak negatif internet,” ujar Ardiansyah.

Untuk diketahui, nobar diskusi seperti digelar di Kota Bukittinggi Padang Panjang dan sekitarnya, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. (ibs)

Tags: etika digitalpelajarTeknologi Informasi dan Komunikasi

Berita Terkait.

cicada
Nasional

Varian COVID-19 “Cicada” Mengintai, DPR Minta Pemerintah Perkuat Deteksi Dini

Rabu, 8 April 2026 - 13:13
puan
Nasional

Ratusan Bencana Terjadi sejak Awal 2026, Ketua DPR RI Tekankan Kehadiran Negara

Rabu, 8 April 2026 - 12:12
rini
Nasional

Penguatan SDM dan Kelembagaan Jadi Kunci Sukses Program Gizi Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 10:10
untar
Nasional

Universitas Tarumanagara Bangun Semangat Baru untuk Berkarya

Rabu, 8 April 2026 - 08:47
rye
Nasional

Ryeowook Super Junior Buka Suara Terkait Insiden Kecelakaan Konser yang Mengerikan

Rabu, 8 April 2026 - 07:07
wamenko
Nasional

Wamenko Polkam: Ketahanan Nasional Fondasi Utama Hadapi Dinamika Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.