• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Awas 7 Kecamatan Rejang Lebong Ini Rawan Longsor

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 9 Juni 2024 - 01:43
in Nusantara
Ilustrasi: Pembersihan material tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel tepatnya di wilayah Desa Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu pagi, 4/5/2024. Foto: ANTARA

Ilustrasi: Pembersihan material tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel tepatnya di wilayah Desa Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu pagi, 4/5/2024. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyatakan tujuh kecamatan di wilayah itu rawan bencana alam tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong, Shalahudin mengatakan saat ini masih masuk dalam cuaca ekstrem, sehingga potensi terjadinya bencana alam berupa banjir, tanah longsor, maupun angin putih beliung, bisa kapan saja terjadi.

BacaJuga:

Korban Eksploitasi Seksual Tolak Tawaran Uang Damai Bule Selandia Baru

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir

Gempa M6,5 di Maluku Barat Daya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

“Tujuh kecamatan yang masuk dalam kawasan rawan tanah longsor ini yaitu Kecamatan Sindang Dataran, Sindang Kelingi, Binduriang, Padang Ulak Tanding, kemudian Kecamatan Curup Utara, Bermani Ulu, dan Bermani Ulu Raya,” kata Shalahudin seperti dilansir Antara, Sabtu (8/6/2024).

Dari tujuh kecamatan itu, kata dia, dalam beberapa bulan belakangan telah terjadi beberapa kali longsor. Kendati tidak memakan korban jiwa, namun sempat memutus akses jalan provinsi maupun jalan nasional.

Kejadian bencana alam tanah longsor tersebut, kata dia, terjadi pada 3 Juni 2024 di Desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi, dimana kejadian itu menimbun jalan provinsi yang menghubung dengan Kecamatan Sindang Dataran.

Sebelumnya tanah longsor ini juga terjadi di Desa Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, pada 3 Mei. Akibat kejadian akses jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, terputus hingga lebih dari tujuh jam, karena material longsornya mencapai 20 meter dengan ketebalan lima meter.

Menurut dia, tanah longsor ini terjadi menyusul curah hujan yang turun di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang cukup lama.

Dia mengimbau warga yang berdiam di wilayah rawan tanah longsor, jika hujan turun dengan intensitas sedang maupun lebat dalam waktu yang lama agar segera mengungsi ke tempat yang aman, guna mencegah hal-hal yang tidak diingini terjadi.

Untuk mengantisipasi terjadinya tanah longsor, pihaknya telah menyiagakan satu alat berat jenis loader serta puluhan personel Pusdalops serta peralatan penanggulangan bencana lainnya. (wib)

Tags: BPBD Kabupaten Rejang LebongKabupaten Rejang Lebonglongsor

Berita Terkait.

joko
Nusantara

Korban Eksploitasi Seksual Tolak Tawaran Uang Damai Bule Selandia Baru

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:09
lumajang
Nusantara

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:16
Gempa M6,5 di Maluku Barat Daya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Nusantara

Gempa M6,5 di Maluku Barat Daya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:25
nelayan
Nusantara

Cuaca Ekstrem, Nelayan di Jayapura Tidak Bisa Melaut

Minggu, 29 Maret 2026 - 03:30
bakauheni
Nusantara

Bakauheni Masih Padat Arus Balik, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:34
pertamina
Nusantara

Arus Balik Lebaran Naik Level: Pertamina Hadirkan Perjalanan Kolektif yang Lebih Efisien

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.