• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengalaman Oposisi 2 Parpol Ini Berbuah Manis

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 26 Februari 2024 - 19:55
in Nasional
Logo-PDIP-2-co

Logo Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Foto: Instagram/@pdiperjuangan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, A Bakir Ihsan mengatakan, hanya ada dua partai politik yang telah teruji mengambil posisi di luar pemerintahan. Mereka adalah PDIP dan PKS.

PDIP punya pengalaman menjadi oposisi atau berada di luar kabinet, yaitu 2 periode saat pemerintahan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pun PKS punya pengalaman hal yang sama, yaitu saat pemerintahan Presiden Joko Widodo.

BacaJuga:

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir

Pemerhati Minta Pemberlakuan PP Tunas Diiringi Kepatuhan Platform Digital

Hari Ini 4.000 Pemudik Diprediksi Tiba di Kampung Rambutan

“Posisi di luar pemerintahan ini ternyata membuahkan efek positif,” kata Bakir melalui gawai, Jakarta, Senin (26/2/2024).

Partai berlambang kepala banteng itu mampu melahirkan kader yang dicintai wong cilik. Memulai karier menjadi wali kota, gubernur dan menjadi presiden pada tahun 2014 silam.

“PDIP pascaoposisi mendapatkan dukungan suara masyarakat yang tinggi, bahkan kadernya terpilih sebagai presiden RI,” ucap Bakir.

Sementara PKS mampu meraup suara cukup tinggi pada Pemilu 2024 yakni, sekitar 8,41 persen berdasar sejumlah lembaga survei. Angkanya diperkirakan bakal terus bertambah.

Pada pemilu 2019, PKS mendapat suara 11,4 juta atau 8,21 persen dan berstatus memenuhi ambang batas untuk masuk dalam parlemen. Jumlah kursi yang didapat PKS untuk DPR-RI saat itu sebanyak 50 kursi.

“Begitu juga PKS, pascaoposisi, perolehan suaranya pada 2024 juga mengalami kenaikan,” ucap Bakir.

Hal tersebut menunjukkan, bahwa pilihan menjadi oposisi ada plus minusnya. Tergantung pada konsistensinya dalam beroposisi.

“Kecerdasannya untuk mengisi celah negatif dari kerja pemerintahan yang ada,” ujar Bakir.

Kondisi berbeda dengan PPP, PKB, dan Nasdem belum punya sejarah oposisi dan sampai saat ini masih menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo, walaupun dalam konteks Pilpres punya pilihan berbeda.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, kesiapannya menjadi oposisi dalam pemerintah di periode mendatang. Hal tersebut disampaikan menyusul hasil hitung cepat atau quick count menunjukan keunggulan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024

“Ketika PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan tahun 2004 dan 2009, kami banyak diapresiasi karena peran serta meningkatkan kualitas demokrasi,” ucap Hasto secara terpisah dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

“Bahkan, tugas di luar pemerintahan, suatu tugas yang patriotik bagi pembelaan kepentingan rakyat itu sendiri,” sambungnya. (dan)

Tags: oposisipartai politikPDIPPemilu 2024Pilpres 2024pks

Berita Terkait.

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir
Nasional

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:43
Pemerhati Minta Pemberlakuan PP Tunas Diiringi Kepatuhan Platform Digital
Nasional

Pemerhati Minta Pemberlakuan PP Tunas Diiringi Kepatuhan Platform Digital

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:14
Juwono Sudarsono Dimakamkan secara Militer di TMP Kalibata
Nasional

Hari Ini 4.000 Pemudik Diprediksi Tiba di Kampung Rambutan

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:50
Juwono Sudarsono Dimakamkan secara Militer di TMP Kalibata
Nasional

Juwono Sudarsono Dimakamkan secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:59
Tak Hanya Cerdas, BRIN Dorong Periset Berkarakter lewat Kolaborasi dengan Ary Ginanjar
Nasional

Tak Hanya Cerdas, BRIN Dorong Periset Berkarakter lewat Kolaborasi dengan Ary Ginanjar

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:37
Strategi Rekayasa Lalu Lintas Berjalan, Evaluasi One Way Tahap 3 Mengemuka
Nasional

Strategi Rekayasa Lalu Lintas Berjalan, Evaluasi One Way Tahap 3 Mengemuka

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.