• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Berharap Industri Pertahanan RI Mampu Buat Kapal Destroyer

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 25 Januari 2024 - 06:30
in Nasional
Menhan Prabowo Subianto mendengar paparan dari PT PAL mengenai progress pembangunan Fregat Merah Putih di galangan kapal PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/1/2024). ANTARA/HO-Tim Media Prabowo Subianto.

Menhan Prabowo Subianto mendengar paparan dari PT PAL mengenai progress pembangunan Fregat Merah Putih di galangan kapal PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/1/2024). ANTARA/HO-Tim Media Prabowo Subianto.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkap harapannya untuk industri pertahanan dalam negeri agar mampu membangun kapal perang berjenis perusak atau destroyer, bahkan kapal perang berteknologi antideteksi radar (stealth).

Prabowo menjelaskan rencana membangun kapal-kapal destroyer itu harus mulai dijajaki setelah proyek modernisasi 41 unit kapal perang rampung.

BacaJuga:

Universitas Tarumanagara Bangun Semangat Baru untuk Berkarya

Ryeowook Super Junior Buka Suara Terkait Insiden Kecelakaan Konser yang Mengerikan

Wamenko Polkam: Ketahanan Nasional Fondasi Utama Hadapi Dinamika Global

“Kemungkinan sesudah modernisasi ini, kita harus bikin destroyer. Kita harus bikin lebih banyak kapal serang ringan yang modern, kecepatan tinggi dengan senjata ampuh, tetapi low-radar sehingga bisa bergerak tanpa terdeteksi, stealth kalau bisa,” kata Menhan di galangan kapal PT PAL, sebagaimana dikutip dari siaran resminya di Jakarta, Rabu (24/1).

Prabowo optimistis industri pertahanan dalam negeri mampu membuat kapal-kapal perang itu mengingat saat ini PT PAL dalam tahap membangun kapal perang berjenis fregat, yang proyeknya disebut Fregat Merah Putih, pesanan pemerintah Indonesia.

“Saya sangat bangga bahwa pembangunan fregat itu, kapal perang yang terbesar yang pernah kita bangun, tetapi kali ini kita bangun benar-benar 100 persen di Indonesia tanpa bantuan teknis dari negara asing,” katanya.

Kementerian Pertahanan RI memesan dua unit fregat ke PT PAL. Pada 25 Agustus 2023, PT PAL berhasil melewati tahapan peletakan lunas kapal (keel laying) untuk satu unit kapal pesanan Kemhan.

Kapal fregat itu diproyeksikan operasional dan dapat memperkuat TNI Angkatan Laut pada 2028. Fregat Merah Putih, yang masih dalam tahapan pembangunan, memiliki panjang 140 meter dan bobot (displacement) 5.996 ton.

Menhan meyakini Indonesia memiliki TNI Angkatan Laut yang kuat mengingat dua per tiga luas Indonesia merupakan lautan. Luas perairan Indonesia setidaknya mencapai 6,4 juta kilometer persegi.

“Kita bangun kekuatan angkatan perang kita, kekuatan arsenal (artileri senjata angkatan laut) kita karena kita negara sangat besar, laut kita sangat besar. Kita menguasai alur laut, selat-selat yang sangat strategis jadi incaran banyak negara,” kata Prabowo.

Oleh karena itu, modernisasi armada TNI AL menjadi penting sehingga Menhan Prabowo berharap proyek itu cepat rampung.

PT PAL, yang memimpin proyek modernisasi 41 kapal perang itu, melaporkan ke Menhan Prabowo progres pembangunnya mencapai 40 persen. Sebanyak 25 kapal perang telah diperbaiki bagian badannya.

Beberapa jenis kapal yang masuk dalam proyek modernisasi itu, antara lain fast patrol boat (FBB) class, Parchim class, PKR class, Sigma class, Bung Tomo class, dan Corvette Fatahillah class.

Prabowo, di lokasi yang sama, juga meminta TNI AL mempelajari kapal-kapal lainnya yang juga butuh modernisasi. “Tolong dipelajari kembali semua platform yang bisa kita modernisasi, kita akan modernisasi,” ujarnya. (bro)

Tags: Industri PertahananKapal DestroyerKemenhanPrabowo Subianto

Berita Terkait.

untar
Nasional

Universitas Tarumanagara Bangun Semangat Baru untuk Berkarya

Rabu, 8 April 2026 - 08:47
rye
Nasional

Ryeowook Super Junior Buka Suara Terkait Insiden Kecelakaan Konser yang Mengerikan

Rabu, 8 April 2026 - 07:07
wamenko
Nasional

Wamenko Polkam: Ketahanan Nasional Fondasi Utama Hadapi Dinamika Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:40
sultan
Nasional

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Rabu, 8 April 2026 - 01:11
masoud
Nasional

Masoud Pezeshkian Nyatakan Siap Berkorban Nyawa demi Kedaulatan Iran

Rabu, 8 April 2026 - 00:30
jalan
Nasional

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 7 April 2026 - 23:53

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1140 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.