• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Singgung Impor Alutsista Bekas, Ganjar: No Utang No Usang!

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 Januari 2024 - 03:33
in Ekonomi
utangco

Calon Presiden Ganjar Pranowo dalam debat ketiga. Foto: KPU untuk indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyinggung kebijakan pembelian Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) bekas yang dilakukan Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto. Hal itu diungkapkan Ganjar pada momen Debat Capres-Cawapres Ketiga pada Minggu (7/1/2023).

Ganjar mengungkapkan kebijakan impor alutsista bekas mempunyai risiko besar bagi sistem pertahanan dan keamanan nasional. Terlebih lagi, pembelian alutsista itu menumpuk utang luar negeri yang signifikan.

BacaJuga:

Zero Down Time: Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Roda Logistik Tetap Berputar

Komisi II Dorong ATR/BPN Percepat Penyediaan Lahan untuk PSN Energi

Pertamina Gaspol UMKM: 1.346 Sertifikasi Dibuka, Akses Pasar Kian Luas

Ganjar yang berpasangan dengan Mahfud MD menilai sejauh ini penggunaan utang luar negeri tidak berjuntrungan, malah menghasilkan impor alutsista bekas dengan anggaran jumbo.

“Persoalannya, dalam Renstra untuk Essential Minimum Force pada 2024, kita juga masih sangat jauh,” ungkapnya.

Mengacu dari kenyataan itu, Ganjar menegaskan strategi kebijakan ke depan bakal berubah haluan. Untuk memperkuat pertahanan dan keamanan, dia memastikan berlandaskan pada perencanaan yang matang dan ajeg.

Salah satu upaya itu adalah dengan memperkuat industri pertahanan dalam negeri. “Tank bakal diproduksi Pindad, [Kapal] Freegat oleh PAL, sedangkan sistem Siber ada LEN,” simpul Ganjar.

Atas dasar itu, dia optimistis bisa memberikan penguatan terhadap sistem pertahanan dan keamanan.

“Alhasil, kita bisa bangun dengan No Utang No Usang,” katanya.

Lebih jauh, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang bakal mencapai 7%, Ganjar memastikan alokasi anggaran pertahanan bakal dikerek hingga 1%-2%. Selain itu, dirinya akan mengubah pola perencanaan pengadaan alutsista, hingga proses pengadaan yang memprioritaskan industri pertahanan dalam negeri.

“Kalau selama ini yang didatangkan alutsista bekas impor, itupun tidak disusun dari bottom up, melainkan top down. Sehingga banyak alutsista pun tidak sesuai kebutuhan matra,” jelas Ganjar.

Hal ini meningkatkan risiko bagi pertahanan dan keamanan nasional. “Bagaimana nanti ada pilot terbaik kita, jadi korban karena alutsista bekas. Tidak hanya itu, tiap matra juga kebingungan dengan alutsista yang diimpor, karena tidak sesuai kebutuhan,” tambahnya lagi.

Di sisi lain, Ganjar menyebut bakal memprioritaskan pertahanan dan keamanan pada matra Laut dan Udara.

“Dari perencanaan jangan gegabah, kami bakal memajukan Garda Samudera. Laut dan Udara bakal kita perkuat, prioritasnya di sana, tetapi tetap proporsional,” simpulnya. (fer)

Tags: Ganjar PranowoMahfud MD

Berita Terkait.

Mitsubishi
Ekonomi

Zero Down Time: Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Roda Logistik Tetap Berputar

Kamis, 9 April 2026 - 01:15
Aher
Ekonomi

Komisi II Dorong ATR/BPN Percepat Penyediaan Lahan untuk PSN Energi

Rabu, 8 April 2026 - 23:23
Sertifikasi
Ekonomi

Pertamina Gaspol UMKM: 1.346 Sertifikasi Dibuka, Akses Pasar Kian Luas

Rabu, 8 April 2026 - 20:00
Irene-Umar
Ekonomi

“Asset Management Proper,” Strategi Penting untuk Masa Depan Indonesia

Rabu, 8 April 2026 - 19:49
Penghargaan
Ekonomi

Pertamina Tancap Gas di Jalur Hijau: Borong PROPER Emas, Tegaskan Arah “Beyond Energy”

Rabu, 8 April 2026 - 18:08
Maroef
Ekonomi

OROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 17:37

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.