• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar Minta Penyelenggara Negara Harus Buktikan Netral pada Pemilu 2024

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 17 November 2023 - 03:03
in Nasional
pakar'

Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio dalam "Hensat Bicara" di Jakarta, Kamis (16/11/2023). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan penyelenggara negara harus membuktikan bahwa mereka bisa netral saat pemimpin atau anggota keluarganya turut dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Harusnya bisa. Pada siapa kita bersandar? KPU, Bawaslu, DKPP, peserta pemilu, parpol, dan tentu saja calon-calon pemimpin kita, calon presiden/wakil presiden yang sudah dapat nomor urut,” kata Hendri Satrio dalam Hensat Bicara di Kantor Lembaga Survei KedaiKopi, Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (16/11/2023).

BacaJuga:

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Wamenpar: Saka Yoga Festival Momentum Perkuat Pariwisata Berbasis Wellness

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Hendri optimistis Pemilu 2024 bisa berjalan bebas, jujur, dan adil sampai akhir sehingga kepercayaan masyarakat pada negara tetap kuat.

Ia meyakini masyarakat akan langsung bereaksi negatif terhadap kecurangan yang terjadi dalam Pemilu 2024.

“Kita berdoa memang selain pemilu jujur dan adil, masyarakat juga dapat menggunakan akal sehat,” katanya.

Pakar komunikasi politik ini berharap agar calon presiden/wakil presiden tidak menjadikan pembagian sembako sebagai alat politik untuk mengubah keputusan masyarakat.

Menurut dia, dari survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei KedaiKopi, hanya 40 persen responden yang mengatakan akan menerima sembako dari peserta pemilu, lantas memilih pasangan calon yang memberikan sembako itu.

“Sebanyak 30 persen tidak mau menerima sembako dan 30 persen menerima tetapi tidak memilih pemberi,” katanya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (dam)

Tags: NetralpakarPemilu 2024Penyelenggara Negara

Berita Terkait.

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Minggu, 12 April 2026 - 18:36
Ni-Luh-Puspa
Nasional

Wamenpar: Saka Yoga Festival Momentum Perkuat Pariwisata Berbasis Wellness

Minggu, 12 April 2026 - 16:29
Webinar
Nasional

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Minggu, 12 April 2026 - 13:26
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Minggu, 12 April 2026 - 00:30
belajar
Nasional

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:02
rakor
Nasional

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Sabtu, 11 April 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2223 shares
    Share 889 Tweet 556
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.