• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tak Mati Obor, Akademisi: Masyarakat Betawi Harus Mengenyam Pendidikan Politik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 5 November 2023 - 11:05
in Megapolitan
Suasana-Perkantoran-co

Ilustrasi perkantoran di Jakarta Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta Djoni Gunanto menuturkan, pendidikan politik bagi masyarakat Betawi sangat penting. Apalagi saat ini menghadapi pemilu 2024.

“Ini (pendidikan politik) untuk apa? Agar bisa mendudukkan perwakilan masyarakat Betawi baik di DPRD DKI, DPR RI, DPD RI termasuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta,” ujar Djoni Gunanto dalam keterangan, Minggu (5/11/2023).

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Sidak Pabrik Kerupuk di Jakbar, Kevin Wu Soroti Aktivitas Pembakaran Terbuka

Menurut dia, urgensi politik itu didasarkan pada asumsi kedaulatan rakyat yang mempunyai postulat. Bahwa pemerintahan yang adil adalah siapa yang memperoleh kekuasaan itu yang bertanggung jawab.

“Mengutip pernyataan Muh Hatta, hal itu berarti rakyat harus memiliki kesadaran politik, jika tidak memiliki itu, maka rasa tanggung jawabnya akan kurang,” jelasnya.

Sehingga pendidikan politik ini, lanjut dia, harus di rumuskan secara serius, berkelanjutan, punya metode/ kurikulum yang terarah bagi suku adat Betawi. Agar punya pemahaman politik yang mumpuni, sehingga ke depan mampu meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Betawi.

“Ini bisa melalui kebijakan politik yang dihasilkan oleh perwakilan betawi baik di legislatif maupun eksekutif,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, ada 2 hal masyarakat Betawi harus berpolitik. Faktor internal kesadaran masyarkat Betawi untuk bangkit baik dalam melestarikan budaya, pengembangan ekonomi. Sehingga menjadi subyek bukan objek pada peningkatan pendidikan.

“Dimulai dari kesamaan pandangan di internal ormas Betawi untuk memiliki tujuan yang sama. Dan menggunakan jalur politik untuk merubah hal ini dengan mendudukkan perwakilan Betawi terutama di DPRD DKI dalam memperjuangkan kebijakan untuk Betawi di Jakarta,” terangnya.

Untuk faktor eksternal, masih ujar Djoni, dengan melihat perubahan yang semakin nyata, bahwa keberadaan Betawi tidak seperti dulu. Maka harus ada gerakan pembaharuan agar tidak mati obor. Masyarakat Betawi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman termasuk dengan para pendatang, sehingga kebetawian di Jakarta tidak hilang.

“Gerakan sosial dan politik ini harus terus dilakukan melalui ormas-ormas Betawi untuk memperjuangkan kepentingan Betawi,” katanya. (nas)

Tags: Masyarakat betawiPemilu 2024pendidikan politik

Berita Terkait.

KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:49
Penyerahan
Megapolitan

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:28
Partisipasi TKA SD-SMP Tembus 97 Persen, Kemendikdasmen Pastikan Pengumuman Tepat Waktu
Megapolitan

Sidak Pabrik Kerupuk di Jakbar, Kevin Wu Soroti Aktivitas Pembakaran Terbuka

Kamis, 30 April 2026 - 23:35
Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi
Megapolitan

Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi

Kamis, 30 April 2026 - 20:15
Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Haksono Santoso Dicabut
Megapolitan

Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Haksono Santoso Dicabut

Kamis, 30 April 2026 - 20:02
Polisi Prediksi 200 Ribu Buruh Geruduk Jakarta di Peringatan May Day
Megapolitan

Polisi Prediksi 200 Ribu Buruh Geruduk Jakarta di Peringatan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 19:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3149 shares
    Share 1260 Tweet 787
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2561 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1580 shares
    Share 632 Tweet 395
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.