• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kemarau Panjang, Petani Lebak Menganggur

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 2 Oktober 2023 - 07:11
in Nusantara
Seorang petani di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak menunjukkan tangan ke areal persawahan yang mengalami kekeringan sehingga dipastikan gagal panen. ANTARA/Mansyur

Seorang petani di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak menunjukkan tangan ke areal persawahan yang mengalami kekeringan sehingga dipastikan gagal panen. ANTARA/Mansyur

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten, sejak sebulan terakhir ini menganggur akibat kemarau panjang yang menyebabkan terjadi kekeringan di lahan pertanian padi sawah sehingga tidak dapat digarap.

Ketua Kelompok Tani Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak Ruhiana, Minggu (1/10), mengatakan saat ini petani di wilayahnya sekitar 70 orang menganggur setelah tanaman padi seluas 130 hektare gagal panen, sedangkan 20 hektare bisa dipanen.

BacaJuga:

Langgar Hari Raya Nyepi, WNA AS Diamankan di Bali

Angkut Pemudik, Ambulans Diberhentikan dan Ditilang Polisi di Garut

Bulog Tanjungpinang Jamin Beras dan Minyak Goreng Cukup Selama Lebaran

Para petani yang menganggur itu terpaksa beralih profesi, seperti penarik ojek, berdagang keliling hingga penambang pasir.

Sedangkan, petani yang masih memiliki cadangan pangan dihabiskan waktunya di rumah sambil memperbaiki peralatan pertanian.

Begitu pula petani di Desa Cisangu Kabupaten Lebak Arsani (55) mengatakan dirinya kini tidak bisa menggarap lahan pertanian, karena kekeringan akibat kemarau panjang itu sehingga puluhan petani menganggur.

Bahkan, tanam padi yang berusia 30 hari setelah tanam di lahan seluas 35 hektare kondisi kering dan terlihat petak – petak sawah berbelah dan dipastikan gagal panen.

“Kami sekarang untuk memenuhi ekonomi keluarga menjadi buruh bangunan,” kata Arsani.

Misbah (50) seorang petani di Blok Sentral Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan dirinya menganggur karena areal persawahan di wilayahnya sekitar 30 hektare gagal panen.

Sebab, sumber air dari irigasi Bendungan Cijoro mengalami kekeringan dan dipastikan petani tidak bisa menggarap lahan itu.

“Kami bersama 20 petani di sini merasa bingung dilanda kemarau terjadi kekeringan,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, berdasarkan laporan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Banten di daerah ini sekitar 300 hektare tanaman padi terjadi kekeringan dan terancam gagal panen.

Mereka petani yang areal persawahan kekeringan terpaksa menganggur dan tidak bisa dilakukan pemasangan pompa air.

“Kami berharap Oktober 2023 curah hujan tinggi, sehingga petani bisa kembali menggarap lahan pertanian pangan,” kata Deni. (bro)

Tags: Kabupaten LebakkemaraulebakPetani

Berita Terkait.

bali
Nusantara

Langgar Hari Raya Nyepi, WNA AS Diamankan di Bali

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:02
ambulan
Nusantara

Angkut Pemudik, Ambulans Diberhentikan dan Ditilang Polisi di Garut

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:58
Arief
Nusantara

Bulog Tanjungpinang Jamin Beras dan Minyak Goreng Cukup Selama Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:06
Petugas
Nusantara

Arus Lalu Lintas di Nagreg pada Kamis Dini Hari Capai 60 Ribu Kendaraan

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:41
Banjir
Nusantara

Banjir Terjang Sejumlah Wilayah Jelang Lebaran, 1 Warga Bandung Luka Berat

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:29
JTT
Nusantara

One Way Tol Trans Jawa 2026: Prioritaskan Kelancaran Pemudik, Durasi Situasional

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:17

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2548 shares
    Share 1019 Tweet 637
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.