• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Diterjang Cuaca Ekstrem, Ada Korban Jiwa dan Sebabkan Kerusakan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 4 Juli 2023 - 01:11
in Internasional
china

Seorang pria yang mengenakan masker berjalan di tengah peringatan gelombang panas, menyusul wabah COVID-19 di Shanghai, China, 13 Juli 2022. Foto : Antara/Reuters/Aly Song/as

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hujan lebat, cuaca panas, dan hujan es akibat cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir telah merenggut korban jiwa, menimbulkan kerusakan infrastruktur dan pangan, serta mengancam ketersediaan hewan ternak di seantero China.

Hujan lebat memicu banjir bandang yang merenggut satu korban jiwa dan mengakibatkan dua orang hilang di Daerah Otonomi Mongolia Dalam di utara China pada Minggu (2/7/2023), sebut jaringan televisi CCTV pada Senin (3/7/2023).

BacaJuga:

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Berbagai daerah di China utara dilanda cuaca panas yang terjadi lebih awal dari biasanya dan mencakup area lebih luas, kata Pusat Iklim Nasional (NCC).

Kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai 10 hari ke depan, sehingga 1,4 miliar penduduk China semakin mengkhawatirkan dampak perubahan iklim.

Warga mengungkapkan keluh kesahnya atas cuaca panas ini lewat media sosial.

“Aku bosan mendengar kata ‘suhu panas’”, tulis seorang pengguna media sosial.

“Aku sudah tak bisa menangis karena air mataku sudah habis,” kata warga lain.

Petugas penyelamat di berbagai daerah di selatan China, termasuk Provinsi Guizhou, terus berusaha mengungsikan penduduk dan hewan ternak ke tempat yang aman dari banjir dan tanah longsor sejak Jumat pekan lalu, lapor CGTN.

Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Provinsi Yunnan sepanjang akhir pekan lalu, membuat sejumlah kendaraan terseret arus di jalan-jalan yang sudah menjelma menjadi sungai.

Di Provinsi Sichuan, banjir lumpur pekan lalu merenggut sejumlah nyawa.

Biro Penanganan Keadaan Darurat Provinsi Hunan melaporkan 95.399 orang dan 6.648,34 hektar lahan pertanian terdampak banjir di Xiangxi.

Bencana itu menimbulkan kerugian sebesar 79 juta dolar AS (Rp1.19 triliun).

Selama berpekan-pekan, ahli meteorologi memperingatkan kemungkinan konveksi cuaca yang kuat disertai badai petir.

Terlihat dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, badai es di Provinsi Heilongjiang pada Sabtu pekan lalu membuat kaca jendela pecah seperti dilansir Reuters melalui Antara.

Sementara itu, John Kerry, utusan khusus presiden Amerika Serikat untuk urusan iklim, akan mengunjungi China dalam waktu dekat untuk menggelar beberapa pertemuan. (aro)

Tags: Chinael ninoTiongkok

Berita Terkait.

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31
Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa
Internasional

Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa

Senin, 23 Maret 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.