• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Jepang, AS, Korsel Luncurkan Sistem untuk Berbagi Info soal Rudal Korut

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 4 Juni 2023 - 05:25
in Internasional
Rudal-Korut

Arsip - Sebuah rudal yang menurut media pemerintah adalah rudal balistik antarbenua (ICBM) "Hwasong-17" terlihat diluncurkan dalam foto tak bertanggal yang dirilis pada 25 Maret 2022 oleh kantor berita Korut KCNA. (ANTARA/KCNA via Reuters/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan pada Sabtu sepakat meluncurkan sebuah sistem berbagi informasi tentang rudal Korea Utara secara aktual (real-time) pada akhir tahun, di tengah uji coba rudal balistik yang berulang kali dilakukan Pyongyang.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan menyusul pembicaraan mereka di sela konferensi tingkat tinggi (KTT) Keamanan Asia (Asia Security Summit) di Singapura, Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada, Menhan AS Lloyd Austin, dan Menhan Korsel Lee Jong Sup, mengatakan bahwa mereka akan “membuat kemajuan lebih lanjut” membuat sistem baru dapat operasional “selama beberapa bulan ke depan.”

BacaJuga:

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI–Rusia Terungkap

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI–Rusia

Pembicaraan pertama antara menteri pertahanan ketiga negara sejak Juni tahun lalu terjadi di sela-sela KTT yang berlangsung selama tiga hari di negara-kota Asia Tenggara itu, yang juga dikenal sebagai Dialog Shangri-La, yang dimulai pada hari Jumat.

Sistem berbagi informasi yang direncanakan akan memungkinkan ketiga negara untuk mendeteksi dan melacak proyektil yang ditembakkan oleh Korut dengan lebih akurat dan cepat, dan akan menjadi “langkah besar untuk pencegahan, perdamaian, dan stabilitas,” kata pernyataan tersebut.

Baca Juga : Korsel-AS-Jepang Latihan Bersama Cegah Serangan Rudal Korut

Para menteri juga berjanji untuk mengadakan latihan pertahanan rudal tiga arah, di samping latihan anti-kapal selam, secara teratur sebagai tanggapan atas tindakan Korut, serta bertindak sebagai pencegahan.

Jepang dan Korsel akan berbagi informasi secara aktual melalui Amerika Serikat, karena dua sekutu keamanan AS di Asia Timur tidak memiliki mekanisme komunikasi langsung.

Washington memiliki sistem yang terhubung dengan Tokyo dan Seoul secara individual untuk melacak rudal Pyongyang dari waktu peluncuran hingga saat tumbukan.

Kerangka yang dipertimbangkan “akan meningkatkan kemampuan masing-masing negara untuk mendeteksi dan menilai ancaman rudal Korea Utara,” kata Hamada kepada wartawan setelah pertemuan trilateral.

Hamada menambahkan bahwa rincian terkait hal tersebut sedang dikerjakan.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Presiden AS Joe Biden, dan Presiden Korsel Yoon suk Yeol sepakat dalam sebuah pertemuan di Kamboja pada November tahun lalu untuk dapat berbagi data peringatan rudal Korut secara aktual.

Para menhan negara-negara tersebut mengadakan pembicaraan setelah peluncuran satelit pengintaian militer Korut gagal pada hari Rabu.

Ketiga negara mengatakan operasi tersebut kemungkinan akan menggunakan teknologi rudal balistik, yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Kantor berita resmi Korut, KCNA, mengatakan bahwa “cacat serius” muncul di mesin roket yang membawa satelit setelah peluncuran, dan mengakui bahwa roket tersebut terbang tidak normal.

Pyongyang telah berjanji untuk melakukan upaya lain “sesegera mungkin,” dan peluncuran yang telah diumumkan sebelumnya dari 31 Mei hingga 11 Juni belum dinyatakan berakhir, sehingga membuat Tokyo, Washington, dan Seoul tetap mewaspadai kemungkinan peluncuran lebih lanjut.

Selama pembicaraan, Austin menegaskan kembali “komitmen aliansi yang teguh” negaranya untuk Jepang dan Korsel, yang “didukung oleh berbagai kemampuan AS, termasuk nuklir,” menurut pernyataan tersebut.

Sejak awal tahun lalu, Korut telah sering melakukan uji coba rudal, dengan kekhawatiran yang tersisa bahwa Korut bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh, yang pertama sejak September 2017.

Ketiga negara telah meningkatkan kerja sama keamanan mereka dengan latar belakang pemulihan hubungan baru-baru ini antara Jepang dan Korsel setelah Yoon menjabat pada Mei tahun lalu.

Selain Korut, tiga menhan menegaskan kembali pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, di mana aktivitas militer China semakin intensif, dan menyatakan penolakan keras mereka terhadap setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo melalui kekerasan atau paksaan.

Pada Sabtu juga digelar pertemuan trilateral antara Hamada dan Austin dengan Menhan Australia Richard Marles di Singapura, guna meningkatkan jumlah latihan bersama yang dilakukan oleh pasukan mereka, serta memperluas kegiatan mereka, menurut pernyataan bersama. (bro)

Tags: ASJepangkorselKorutrudal

Berita Terkait.

rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI–Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI–Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04
Trump
Internasional

Pasca-Kebuntuan di Islamabad, Ancaman Blokade Trump Picu Ketegangan Global

Senin, 13 April 2026 - 11:22
Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”

Senin, 13 April 2026 - 03:14
Kian Memanas, Trump Ancam Blokir Kapal yang Bayar ke Iran dan Siap Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
Internasional

Kian Memanas, Trump Ancam Blokir Kapal yang Bayar ke Iran dan Siap Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 - 00:37

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2504 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.