• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kematian Harimau Sumatera di Pasaman Dampak Gagal Pernapasan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 17 Mei 2023 - 01:11
in Nusantara
harimau

Dokter TMSBK Bukittinggi Yoli Zulfanedi sedang memeriksa kondisi tubuh harimau Sumatera, Selasa (16/5). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hasil tim medis Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menduga kematian harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumatrae yang terjerat jerat babi di Jorong Tikalak, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman dampak dari gagal pernapasan.

“Ini ditandai dengan mukosa atau lidah yang membiru atau sianosis dan diperparah dengan kondisi heat stress (kondisi stres yang disebabkan karena suhu panas),” kata dokter TMSBK Bukittinggi, drh Yoli Zulfanedi di Lubukbasung, Selasa (16/5/2023), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Dompet Dhuafa Waspada Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih bagi Ratusan KK

Jadi Tuan Rumah HPN 2026, Gubernur Banten: Kolaborasi Pers Kunci Akselerasi Pembangunan

Buka Festival Kita Indonesia, Gubernur Andra Soni Sebut, Banten Kaya Sejarah dan Peradaban

Ia mengatakan, kondisi ini berkemungkinan akibat terjerat pada leher satwa dilindugi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tenang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu.

Namun ini belum bisa dipastikan, mengingat ia tidak melihat pasti kondisi harimau dalam terjerat.

“Kami hanya identifikasi awal satwa di Mako Polsek Lubuk Sikaping saat diamankan,” katanya.

Ia mengakui tidak menemukan luka terbuka pada bagian tubuh dari harimau berkelamin betina dengan usia dibawah dua tahun atau remaja.

Untuk memastikan kematian, satwa itu bakal dilakukan nekropsi atau bedah bangkai di Rumah Sakit Hewan Padang.

Sementara Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ardi Andono menambahkan BKSDA Sumbar membawa jasad harimau ini ke Rumah Sakit Hewan Padang untuk dilakukan nekropsi.

“Ini sesuai standar operasi prosedur dalam penanganan kematian satwa liar dan bangkai bakal kita kubur di kantor BKSDA Sumbar,” katanya.

Ia menambahkan, berkemungkinan besar masih ada individu lain di lokasi tersebut, mengingat satwa ini masih remaja yang biasanya hidup berdampingan dengan induk.

Untuk itu, BKSDA Sumbar melakukan penghalauan dan pemasangan kamera trap atau jebak beberapa hari kedepan.

Namun ia mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan cara pergi ke kebun lebih dari satu orang, melakukan aktivasin pada pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB, melakukan penghalauan dengan cara bunyi-bunyian dan segera melaporkan jika ditemukan hal-hal dinilai dapat membahayakan.

Sebelumnya salah seorang warga atas nama Munawar (52) melihat harimau terjerat jerat babi hutan saat pergi ke kebun.

Ia langsung melaporkan ke pemuda dan pemuda melaporkan ke Polsek Lubuk Sikaping. Kapolsek Lubuk Sikaping melaporkan temuan itu ke BKSDA Sumbar.

Mendapat informasi itu, BKSDA langsung menurunkan Tim Penyelamat Satwa Liar BKSDA Sumbar, Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Panti.

“Hasil pemeriksaan di lapangan ditemukan harimau Sumatera yang terjerat jerat babi di kebun milik warga. Setelah itu dilakukan evakuasi, namun sebelum evakuasi, satwa diketahui mati,” ujarnya. (mg1)

Tags: Gagal Pernapasanharimau SumateraKematian Harimau SumateraPasaman
Berita Sebelumnya

Puan Beri Sinyal Partai Kuning Dukung Ganjar Pranowo di Pemilu 2024

Berita Berikutnya

China Minta Kedutaan Besar Tidak Tunjukkan Dukungan Atas Ukraina

Berita Terkait.

duafa
Nusantara

Dompet Dhuafa Waspada Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih bagi Ratusan KK

Minggu, 30 November 2025 - 15:45
deni
Nusantara

Jadi Tuan Rumah HPN 2026, Gubernur Banten: Kolaborasi Pers Kunci Akselerasi Pembangunan

Minggu, 30 November 2025 - 15:25
soni
Nusantara

Buka Festival Kita Indonesia, Gubernur Andra Soni Sebut, Banten Kaya Sejarah dan Peradaban

Minggu, 30 November 2025 - 12:12
siswa
Nusantara

Bentuk Tim Siaga Bencana Sekolah, SMPN 1 Minggir Gelar Pelatihan Bersama DMC Dompet Dhuafa Yogyakarta

Minggu, 30 November 2025 - 11:21
gempa
Nusantara

Kota Cimahi di Bandung Diguncang Gempa Dangkal, BMKG: Kedalaman Hiposenter Hanya 1 Km

Minggu, 30 November 2025 - 09:20
f1
Nusantara

Oscar Piastri Rebut Kemenangan di Sprint Race GP Qatar 2025

Minggu, 30 November 2025 - 08:27
Berita Berikutnya
china

China Minta Kedutaan Besar Tidak Tunjukkan Dukungan Atas Ukraina

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.