• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Fokus Target Utama BKKBN Dalam Program Bangga Kencana

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 14 Mei 2023 - 05:05
in Nasional
bkkbn

Kepala BKKBN, Dr. (H.C.), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K). Foto: Dok. BKKBN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan generasi milenial dan post-milenial saat ini difokuskan menjadi target utama Program Bangga Kencana dalam mendorong terwujud keluarga Indonesia berkualitas.

“Pembangunan keluarga adalah fondasi utama tercapainya kemajuan bangsa. Tahun 2025-2035 merupakan fase puncak periode bonus demografi yang harus terus dikapitalisasi,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Jakarta, Sabtu (13/5/2023).

BacaJuga:

Usulkan Tambah Anggaran 2026 Rp24,8 T, Menag: Fokus Revitalisasi Satuan Pendidikan dan MBG Ponpes

Kisah Rayyan Shahab, Lolos Seleksi 15 Kampus Top Dunia

Mendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman yang Memuliakan Guru dan Murid

Ia menekankan pembangunan keluarga muda yang berkualitas kunci penting mewujudkan Indonesia Emas atau 100 Tahun Indonesia Merdeka sebab keluarga yang berkualitas akan hidup secara sehat dan produktif.

Oleh karena negara diprediksi akan menghadapi bonus demografi atau masa di mana negara memiliki lebih banyak penduduk usia produktif, katanya, generasi muda saat ini menentukan pembangunan bangsa pada masa depan.

Dengan gaya mereka yang kekinian, katanya, pola komunikasi yang dilontarkan pemerintah ketika bersosialisasi harus diubah sesuai dengan kebutuhan anak muda saat ini.

Misalnya, katanya, Bangga Kencana tidak perlu selalu diberitahukan hanya terkait dengan program KB.

“Jangan hanya soal KB, namun membangun keluarga secara utuh dalam berbagai dimensinya, seperti persoalan stunting, ini masih menjadi problem bagi keluarga Indonesia,” kata Hasto.

Dalam hal ini, katanya, target sasaran itu bisa mulai diperkenalkan dengan penyebab hingga dampak buruk stunting beserta cara pengentasan yang di antaranya melalui pemeriksaan kesehatan dan pemberian pendampingan pada calon pengantin, termasuk audit kasus stunting.

Bisa pula, ucapnya, mengenai Three Zero yakni bebas napza, tidak menikah di usia muda, dan tidak seks bebas.

“Oleh karena itu, keberadaan dan keaktifan Poktan (Kelompok Kegiatan) Bidang KSPK (Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga) menjadi urat nadi yang menandakan berjalan-tidaknya program pembangunan keluarga,” kata Hasto dilansir Antara.

Selain mempersiapkan generasi muda melalui aspek kesehatan, kehidupan berkeluarga juga harus diukur dan dipantau melalui capaian Indeks Pembangunan Keluarga (I-Bangga).

Ia menjelaskan semakin tinggi nilai I-Bangga suatu daerah maka kualitas keluarga yang dinilai melalui ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga masuk dalam kategori tangguh, begitu pun sebaliknya.

Ia juga membeberkan capaian I-Bangga pada 2024 ditargetkan menjadi 61. Akan tetapi, dalam data BKKBN pada 2022 capaian nasional baru menyentuh 56,07. Padahal, saat tahun yang sama ditargetkan I-Bangga mencapai 57.

Ia menjelaskan jika berdasarkan data BKKBN, provinsi dengan nilai I-Bangga tertinggi DIY (59,42), Kepulauan Riau (59,39), dan Banten (58,97).

“Sedangkan yang terendah adalah Papua (46,32), Papua Barat (51,45), dan NTT (53,51),” ujar Hasto. (aro)

Tags: berencanabkkbnkeluarga

Berita Terkait.

menag
Nasional

Usulkan Tambah Anggaran 2026 Rp24,8 T, Menag: Fokus Revitalisasi Satuan Pendidikan dan MBG Ponpes

Senin, 6 April 2026 - 00:30
rayyan
Nasional

Kisah Rayyan Shahab, Lolos Seleksi 15 Kampus Top Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman yang Memuliakan Guru dan Murid

Minggu, 5 April 2026 - 21:11
mbg
Nasional

Tekankan Standar Keamanan Pangan MBG, DPR Dukung Langkah Korektif BGN

Minggu, 5 April 2026 - 17:07
Objek-Terang
Nasional

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:31
ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.