• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kisah Pengungsi Sudan Kabur ke Chad Usai Melahirkan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 29 April 2023 - 22:23
in Internasional
sudan

Asap membumbung di Omdurman, dekat Jembatan Halfaya, selama bentrokan antara paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan tentara, seperti yang terlihat dari Khartoum Utara, Sudan, Sabtu (15/4/2023). Foto : Antara/Reuters/Mohamed Nureldin Abdallah/as/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Saat sekelompok milisi bersenjata memporak-porandakan kampungnya di dekat El Geneina, Sudan, serta para tetangganya kabur ke negara tetangga, Chad, Zamzam Adam (23 tahun) ditinggal sendirian, berjuang untuk melahirkan anaknya.

Pertikaian antara tentara Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) juga ikut melibas kampungnya, Ayatine, di wilayah Darfur bagian barat. Akibat perang besar itu, konflik dan kekerasan yang menyelimuti wilayah itu selama dua dekade kembali pecah.

BacaJuga:

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Warga dan berbagai sumber lainnya di Darfur bagian barat melaporkan aksi-aksi penjarahan, penyerangan etnis, serta perkelahian antara kedua kubu.

Setidaknya ada 96 orang tewas di Darfur sejak Senin (24/4/2023) dalam pertikaian antarwarga yang disulut oleh perang itu, kata kantor hak asasi manusia milik Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Di kampung kami, orang-orang bersenjata datang dan membakar dan menjarah rumah-rumah, dan kami dipaksa pergi,” kata Adam.

Di saat para tetangganya berkemas untuk pergi di tengah gempuran senjata dan bom, Adam harus menerima kenyataan bahwa dia seorang diri. Suaminya pergi ke bagian timur Sudan untuk mencari pekerjaan, dan belum terdengar kabarnya lagi.

Saudaranya dan ibunya mendengar dari tetangga bahwa dia akan melahirkan, dan buru-buru datang untuk menyelamatkannya.

“Saat kami tiba, dia sudah melahirkan, dan orang-orang meninggalkannya sendirian. Saya potong ari-arinya dan saya bersihkan dia,” Souraya Adam (27), saudara perempuan Adam, mengatakan pada Reuters melalui Antara.

Mereka memberikan bayi itu selimut dan segera menempuh perjalanan sejauh lebih dari 30 kilometer ke Chad, untuk menyusul 20,000 warga Sudan lain yang sudah pergi terlebih dahulu sejak perang tersebut pertama pecah.

“Kami biarkan dia istirahat sejenak, lalu kami lanjut ke sini,” kata Souraya Adam di kamp pengungsian Koufroun di Chad.

Zamzam Adam duduk di tikar yang digelar di bawah pohon dan menyusui bayinya yang sudah menangis selama lima hari, kata saudaranya.

“Sekarang kondisinya jauh lebih baik, dia tidak menangis seperti sebelumnya. Saya tahu anak itu sakit, ibunya juga,” kata Souraya Adam. Dia mengatakan bahwa kulit saudaranya mengalami ruam-ruam.

Di sekitar mereka, sekumpulan ibu-ibu dan anak-anak berkeliaran di kamp dekat perbatasan Sudan itu. Sedangkan yang lainnya beristirahat di tempat berlindung buatan sendiri yang dibangun seadanya, dengan batang dan kain.

Kedatangan kumpulan pengungsi baru itu menambah beban bagi Chad yang tidak punya banyak sumber daya. Negara tersebut saat ini sudah harus menanggung 40,000 pengungsi yang kabur dari konflik sebelumnya di Sudan. (aro)

Tags: chadSudan

Berita Terkait.

Tim-Penyelamat
Internasional

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:12
China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran
Internasional

China Dukung Upaya Pakistan Fasilitasi Dialog Damai AS-Iran

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:51
Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.