• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Eks Presiden Rusia Katakan Ini Jika AS Terus Pasok Senjata

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 5 Februari 2023 - 05:05
in Headline
rusia

Pemandangan rumah penduduk yang hancur akibat serangan rudal Rusia di Kramatorsk, Ukraina Kamis (2/2/2023). Foto : Antara/Reuters-Vyacheslav Madiyevskyy/nym.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan pasokan persenjataan AS yang lebih canggih ke Ukraina hanya akan memicu lebih banyak serangan balasan dari Rusia.

“Seluruh wilayah Ukraina yang tetap berada di bawah kekuasaan Kiev akan hangus,” kata Medvedev kepada jurnalis Nadana Fridrikhson yang mengutip ucapannya dalam wawancara tertulis.

BacaJuga:

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 Triliun

Fridrikhson bertanya kepada Medvedev, sebagai wakil ketua Dewan Keamanan dan menjadi salah satu tokoh pro-perang Rusia yang paling militan sejak operasi militer khusus Moskow ke Ukraina, apakah penggunaan senjata jarak jauh dapat memaksa Rusia berunding dengan Kiev.

“Hasilnya justru sebaliknya,” jawab Medvedev, dalam tanggapannya yang disiarkan Fridrikhson di saluran Telegramnya.

“Hanya orang-orang gila moral, yang jumlahnya cukup banyak, baik di Gedung Putih maupun di Capitol, yang dapat berdebat seperti itu.”

Pentagon mengatakan pada Jumat bahwa roket baru yang akan menggandakan jangkauan serangan Ukraina termasuk dalam paket bantuan militer AS senilai 2,175 miliar dolar AS.

Menjelang peringatan satu tahun operasi militer yang oleh Barat disebut sebagai invasi pada 24 Februari 2023 itu, pasukan Rusia tidak mendapatkan banyak kemajuan selama delapan bulan terakhir, dan tidak sepenuhnya mampu mengendalikan empat provinsi Ukraina yang secara sepihak telah dinyatakan Moskow sebagai bagian dari Rusia itu.

Presiden Vladimir Putin menyebut invasi Rusia di Ukraina sebagai pertahanan eksistensial melawan Barat yang agresif dan, seperti halnya Medvedev, dia pun sudah beberapa kali menyampaikan ancaman serangan nuklir.

Menurut Putin, Rusia akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi dirinya sendiri dan rakyatnya.

Ditanya apa yang akan terjadi jika senjata yang dijanjikan Washington kepada Ukraina akan menyerang Krimea – yang direbut Rusia dari Ukraina pada 2014 – atau jauh ke dalam Rusia, Medvedev mengatakan Putin telah menangani masalah tersebut dengan jelas.

“Kami tidak membatasi diri dan, tergantung pada sifat ancamannya, kami siap menggunakan semua jenis senjata. Sesuai dengan doktrin kami, termasuk Dasar-Dasar Deterensi Nuklir,” katanya. “Saya dapat meyakinkan Anda bahwa jawabannya akan cepat, keras, dan meyakinkan,” ujarnya dikutip Reuters melalui Antara.

Doktrin nuklir Rusia mengizinkan serangan nuklir dilakukan ketika eksistensi mendasar negara terancam setelah “agresi terhadap Federasi Rusia dilawan dengan senjata konvensional”. (aro)

Tags: Rusiaukraina

Berita Terkait.

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran
Headline

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:45
KPK
Headline

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

Sabtu, 11 April 2026 - 04:09
Prabowo
Headline

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Presiden-RI
Headline

State Loss Recovery Reaches Rp31.3 Trillion Under Prabowo Administration After 1.5 Years

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Bhudi
Headline

Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta KPK Gadungan, Polisi Turun Tangan

Jumat, 10 April 2026 - 17:09
Sahroni
Headline

Ahmad Sahroni Reports Rp300 Million Extortion by Fake KPK Officers, Police Launch Investigation

Jumat, 10 April 2026 - 17:09

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.