• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

ITB: Sektor Transportasi Sumbang 46 Persen Emisi PM2,5 di Jakarta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 23 November 2022 - 01:11
in Megapolitan
gedung kabut

Arsip Foto - Suasana gedung perkantoran yang diselimuti kabut polusi diamati dari kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022). Foto: Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Kelompok Keahlian Pengelolaan Udara dan Limbah Institut Teknologi Bandung (ITB) Puji Lestari mengatakan sektor transportasi berkontribusi sebesar 46 persen terhadap polusi udara lantaran menghasilkan partikel berukuran kurang dari 2,5 mikrometer atau PM2,5 di Jakarta.

“Dalam kajian kami sebelumnya, sektor transportasi punya role sekitar 46 persen terhadap emisi PM2,5 di Jakarta. Jadi, sektor transportasi mempunyai peran yang sangat penting, kontribusinya cukup besar terhadap polusi udara di Jakarta,” ujar Puji Lestari dalam sebuah gelar wicara yang dipantau di Jakarta, Selasa (22/11), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Mengancam Ekosistem Perairan di Jakarta, Gubernur Pramono Instruksikan Bersihkan Ikan Sapu-sapu

Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

Puji menjelaskan polusi udara PM2,5 tersebut juga memiliki asosiasi yang erat dengan dampak pencemaran udara terhadap kesehatan yang bisa menyebabkan paru-paru menjadi rusak.

Berbagai studi terkait pengukuran emisi terus dilakukan–lantaran data yang tersedia saat ini sangat lemah–salah satunya melalui remote sensing technology atau teknologi penginderaan jauh untuk mengidentifikasi emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor.

Studi itu dilakukan oleh TRUE Initiative bersama ITB yang didukung Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Puji menuturkan pihaknya mengidentifikasi 187 ribu kendaraan yang tersebar pada 15 jalan tol di Jakarta; tiga koridor bus TransJakarta; dua residensial, dan satu rest area dengan durasi studi terhitung sejak Januari sampai April 2021.

“Kami ukur dengan jumlah yang cukup baik secara statistik karena jumlahnya ada 187 ribu kendaraan,” terang Puji.

Data identifikasi kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan penumpang dengan angka mencapai 93 ribu unit.

Kendaraan diesel, seperti bus, truk, heavy duty truck dan light duty truck memiliki median NOx emisi yang tertinggi sekitar 13 sampai 14 kali dibandingkan kendaraan penumpang berbahan bakar bensin dan taksi.

Peneliti International Council on Clean Transportation (ICCT) Aditya Mahala mengatakan implementasi bahan bakar berstandar Euro II efektif menurunkan emisi, yakni NOx 94 persen, karbon oksida 77 persen, hidro karbon 72 persen.

Sementara itu, implementasi Euro II tidak berdampak signifikan terhadap penurunan emisi kendaraan diesel, yakni NOx 45 persen, karbon oksida 20 persen, dan hidro karbon 18 persen.

“Kami coba dorong melalui studi itu supaya pemerintah bisa mengembangkan kebijakan terkait penerapan standar emisi yang lebih bersih,” pungkas Aditya. (mg1)

Tags: emisiInstitut Teknologi BandungITBlimbahtransportasiudara

Berita Terkait.

Mengancam Ekosistem Perairan di Jakarta, Gubernur Pramono Instruksikan Bersihkan Ikan Sapu-sapu
Megapolitan

Mengancam Ekosistem Perairan di Jakarta, Gubernur Pramono Instruksikan Bersihkan Ikan Sapu-sapu

Senin, 13 April 2026 - 07:46
Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 
Megapolitan

Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

Minggu, 12 April 2026 - 20:04
Halalbihalal
Megapolitan

Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

Minggu, 12 April 2026 - 14:07
Cerah
Megapolitan

Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Waspadai Potensi Hujan Ringan di Sore Hari

Minggu, 12 April 2026 - 08:21
pram
Megapolitan

Premanisme di Kota Teraman ASEAN, Pramono: Tak Mungkin Selalu Adem Ayem

Sabtu, 11 April 2026 - 23:23
borgol
Megapolitan

Coreng Citra Kota Global, DPRD Desak Pemprov DKI Serius Berantas Premanisme

Sabtu, 11 April 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2444 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.