• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Soal Banjir Jakarta, Pengamat: Ada Andil Gubernur Terdahulu

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 Oktober 2022 - 04:44
in Headline
banjir

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna memberikan keterangan dalam acara "Refleksi 5 Tahun Anies Baswedan 2017-2022" di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (13/10/2022). ANTARA/Ricky Prayoga

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna menilai keberhasilan pemerintahan era Gubernur Anies Baswedan dalam mengurangi luasan banjir di Jakarta sebetulnya ada andil gubernur Ibu Kota terdahulu khususnya Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

“Jadi sebenarnya (banjir) berkurang di tahun 2020-2021, karena sudah ada (normalisasi) di Kampung Pulo dan Pintu Air Manggarai dari dua sudah menjadi tiga,” kata Yayat dalam diskusi “Refleksi 5 Tahun Anies Baswedan 2017-2022” di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis.

BacaJuga:

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

Yayat menyebutkan bahwa paparan Anies kepada publik banjir semakin terkendali dengan membandingkan banjir besar pada 2013 saat Jakarta dipimpin oleh Joko Widodo (Jokowi) dengan kondisi awal 2020 dan Februari 2021.

“Contohnya seperti di Kawasan Bundaran HI, padahal saat itu hujannya berlangsung ekstrem,” katanya.

Baca Juga: Basarnas Bali Evakuasi 33 Wisatawan yang Terjebak Banjir

Yayat menyebutkan Anies menerangkan bahwa curah hujan pada Januari 2013 mencapai 193 mm per hari, sedangkan Januari 2020 melesat hingga 377 mm per hari, serta Februari 2021 sebesar 226 mm per hari.

Hujan deras yang mengguyur saat itu juga merendam 599 RW pada 2013, lalu 390 RW terendam pada 2020 dan 113 RW terkena banjir pada 2021.

“Dengan mengukur kinerja yang seperti ini, itu sebetulnya kinerja berbasis curah hujan. Kalau curah hujan semakin rendah, ya tidak ada banjir,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, harus ingat bahwa dibanding tahun 2013 jumlah RW yang terdampak cukup besar dan area yang terkena cukup luas karena pada 2013, normalisasi belum dilakukan dan Kampung Pulo belum ditata seperti sekarang.

Setelah normalisasi dalam kurun waktu 2013-2017, menurut Yayat, banjir di tahun 2020 dan 2021 semakin terkendali karena beberapa lokasi yang rawan terjadinya banjir telah ditata oleh pemerintahan sebelum Anies.

Karenanya, tambah dia, potensi dari efek banjir yang terjadi akan semakin terkendali saat Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Jadi dampaknya berpengaruh terkait besarnya potensi banjir, sehingga hasil ini (efek banjir 2021) karena kinerja sebelumnya (normalisasi 2013-2017),” katanya. (bro)

Tags: banjirbanjir jakartadki jakartagubernurPengamat

Berita Terkait.

Sepeda-Motor
Headline

KAI Klaim Program Motis Lebaran Dukung Kelancaran Mudik 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:42
Belajar
Headline

Pemerintah Siapkan SE Menteri Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Pascalebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:00
1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan
Headline

1,9 Juta Pemudik Tiba di Jakarta, Sisa 1,4 Juta Orang Masih di Perjalanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:57
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Headline

Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:45
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Headline

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:24
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Headline

Kapolri: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Puncak Kedua Diprediksi 28–29 Maret

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:14

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.