• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Usai Persediaan AS Jatuh dan Dolar Melemah, Kini Harga Minyak Naik

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 29 September 2022 - 09:05
in Headline
Minyak mentah sedang dipompa ke permukaan di Monterey Shale, California, Amerika Serikat. Foto : Antara

Minyak mentah sedang dipompa ke permukaan di Monterey Shale, California, Amerika Serikat. Foto : Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Harga minyak mentah naik untuk hari kedua beruntun pada akhir perdagangan Rabu (28/9/2022) atau Kamis (29/9/2022) pagi WIB, rebound dari kerugian baru-baru ini karena dolar AS mundur dari puncak tertinggi baru 20 tahun dan angka persediaan bahan bakar AS menunjukkan penarikan yang lebih besar dari perkiraan serta peningkatan permintaan konsumen.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November terangkat 3,05 dolar AS atau 3,5 persen, menjadi menetap di 89,32 dolar AS per per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November berakhir melonjak 3,65 dolar AS atau 4,7 persen, menjadi 82,15 dolar AS per barel.

BacaJuga:

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 T

State Loss Recovery Reaches Rp31.3 Trillion Under Prabowo Administration After 1.5 Years

Para analis mengatakan harga minyak, yang turun lebih dari 22 persen selama kuartal ketiga, mungkin mencapai titik terendah karena permintaan China menunjukkan tanda-tanda rebound dan penjualan cadangan strategis AS mendekati penutupan.

“Saya pikir kita berada di posisi terbawah, tetapi akan terus sangat fluktuatif, dan terus menjauhkan uang spekulatif dari pasar ini,” kata Rebecca Babin, pedagang energi senior di CIBC Private Wealth US.

Angka persediaan AS menunjukkan permintaan konsumen rebound, meskipun produk penyulingan yang dipasok tetap 3,0 persen lebih rendah selama empat minggu terakhir dibandingkan periode tahun lalu.

Stok minyak mentah AS turun 215.000 barel dalam minggu terakhir, sementara persediaan bensin turun 2,4 juta barel dan persediaan sulingan sebesar 2,9 juta barel, karena aktivitas penyulingan menurun menyusul beberapa pemadaman.

Aktivitas penyulingan menurun, tetapi penyulingan masih berjalan pada 90,6 persen dari keseluruhan kapasitas di Amerika Serikat, tertinggi untuk sepanjang tahun ini sejak 2014, baik untuk permintaan domestik maupun ekspor.

Dolar mencapai puncak baru dua dekade terhadap sekeranjang mata uang pada Rabu (28/9/2022) sebelum mundur kembali. Dolar yang kuat mengurangi permintaan minyak karena membuatnya lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Pada sore hari, indeks dolar turun 0,9 persen.

“Ini semua adalah reli yang didorong oleh dolar secara keseluruhan,” kata Eli Tesfaye, ahli strategi pasar senior di RJO Futures. “Semua bahan mentah yang didenominasi mata uang itu naik – minyak mentah tidak hanya bergerak dalam isolasi di sini.”

Goldman Sachs memangkas perkiraan harga minyak 2023 pada Selasa (27/9/2022) karena ekspektasi permintaan yang lebih lemah dan dolar AS yang lebih kuat, tetapi mengatakan kekecewaan pasokan global hanya memperkuat prospek bullish jangka panjangnya seperri dikutip Antara.

Ekuitas global ditarik keluar dari posisi terendah dua tahun pada Rabu (28/9/2022), setelah bank sentral Inggris mengatakan akan masuk ke pasar obligasi untuk membendung kenaikan yang merusak dalam biaya pinjaman, meredam kekhawatiran investor akan penularan di seluruh sistem keuangan. (aro)

Tags: dolarHarga MinyakHarga Minyak Mentah

Berita Terkait.

KPK
Headline

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

Sabtu, 11 April 2026 - 04:09
Prabowo
Headline

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 T

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Presiden-RI
Headline

State Loss Recovery Reaches Rp31.3 Trillion Under Prabowo Administration After 1.5 Years

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Bhudi
Headline

Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta KPK Gadungan, Polisi Turun Tangan

Jumat, 10 April 2026 - 17:09
Sahroni
Headline

Ahmad Sahroni Reports Rp300 Million Extortion by Fake KPK Officers, Police Launch Investigation

Jumat, 10 April 2026 - 17:09
Budi-P
Headline

Four Fake KPK Officers Arrested, USD 17,400 Seized

Jumat, 10 April 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.