• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Peneliti Uji Potensi Ekstrak Bawang Hitam Sebagai Anti Jerawat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 21 September 2022 - 03:03
in Gaya Hidup
acnr

Ilustrasi kulit berjerawat. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak menguji potensi ekstrak bawang hitam tunggal untuk menghambat pertumbuhan patogen penyebab jerawat yakni Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis.

Ketua peneliti dr. Ambar Rialita, Sp.KK., FINSDV., FAADV dalam pengumuman tim pemenang program “Hair and Skin Research Grant 2022″ di Jakarta, Selasa, mengatakan bawang hitam diketahui mengandung senyawa aktif antibakteri yang lebih tinggi dibanding bawang putih segar.

BacaJuga:

Komedian Lee Jin Ho Dirawat di RS usai Pingsan Akibat Pendarahan Otak

Grup Band Korea Selatan Xdinary Heroes Umumkan Rangkaian Pemberhentian Tur di Eropa

Jelang Konser, Jimin BTS Tunjukkan Kepedulian pada Fans

Senyawa aktif ini yakni allicin dan S-allyl cysteine (SAC) yang diketahui memiliki sifat antibakteri, untuk melawan bakteri berdinding sel tebal (bakteri Gram positif) maupun bakteri dengan dinding sel yang lebih tipis (Gram negatif).

“Karena allicin memang karena proses fermentasi akan berkurang. Tetapi meningkat semua kandungan yang ada di bawang hitam itu, termasuk SAC sehingga fungsi dari SAC membantu penyerapan dari allicin. Otomatis kalau penyerapan banyak, efek antibakteri juga lebih optimal,” ucap Ambar seperti dikutip Antara, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga: Dokter: Olahraga Berlebihan Berbahaya bagi Jantung

Dia mengatakan, pembuatan bawang hitam dilakukan dengan menginkubasi bawang putih siung tunggal pada suhu 70 derajat Celcius dengan kelembapan 80-90 persen selama 21 hari.

“Kita in-vitro dulu bukan ke manusia atau hewan, masih laboratorium. Setelah kita lakukan fermentasi menjadi bawang hitam kemudian akan kita lakukan ekstraksi,” ujar Ambar.

Jerawat merupakan salah satu permasalahan pada kulit yang paling banyak terjadi, paling banyak dialami oleh perempuan maupun laki-laki. Pengobatan untuk mengontrol gejala dan tingkat keparahan jerawat terbilang tidak mudah karena resistensinya terhadap antibakteri, seperti antibiotik dari golongan lincosamide.

Dia berharap penggunaan bawang hitam dapat memaksimalkan efek antibakteri. Selain antibakteri, sambung dia, bawang hitam juga mungkin memiliki fungsi antijamur dan antioksidan namun ini memerlukan penelitian lanjutan.

“Jadi nanti dalam bentuk salep, oles, masker, itu nanti kita lakukan penelitian lanjutan,” ujar Ambar.

Dia menambahkan, bawang hitam terasa lebih enak, lebih empuk serta rasa dan aromanya tak terlalu terasa ketimbang bawang putih. Bawang hasil fermentasi ini dapat dimakan langsung.

“Kenyal-kenyal kayak agar-agar atau kalau mau dicincang-cincang dimasukin ke makanan juga bisa,” demikian ucap dia.

Penelitian Ambar dan tim menjadi salah satu dari lima tim pemenang program filantropi yang digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan kelamin Indonesia (PERDOSKI) bekerja sama dengan Universitas Indonesia dan L’Oréal.

Ketua Umum PERDOSKI Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV mengatakan, menerima 29 proposal penelitian pada program tahun ini. Dewan juri menentukan pemenang dengan kriteria value and significance, scientific quality, originality, dan feasibility.

“Kami harapkan hasil akhir dari program ini dapat memberikan sumbangsih nyata dalam peningkatan kualitas perawatan rambut dan kulit yang dihadapi masyarakat sehari-harinya di Indonesia dan seluruh dunia,” ujar dia. (mg1)

Tags: Bawang HitamjerawatpenelitiUji Potensi Ekstrak Bawang Hitam

Berita Terkait.

Lee-Jin-Ho
Gaya Hidup

Komedian Lee Jin Ho Dirawat di RS usai Pingsan Akibat Pendarahan Otak

Jumat, 10 April 2026 - 05:41
Grupband
Gaya Hidup

Grup Band Korea Selatan Xdinary Heroes Umumkan Rangkaian Pemberhentian Tur di Eropa

Jumat, 10 April 2026 - 03:09
Jimin
Gaya Hidup

Jelang Konser, Jimin BTS Tunjukkan Kepedulian pada Fans

Jumat, 10 April 2026 - 01:27
sung
Gaya Hidup

Heeseung Rebranding Jadi EVAN, Tuai Sorotan Usai Tinggalkan ENHYPEN secara Mendadak

Kamis, 9 April 2026 - 23:05
IPB-Run
Gaya Hidup

Lestari untuk Bumi, Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor Gelar IPB Run 2026

Kamis, 9 April 2026 - 21:03
xforce
Gaya Hidup

Mitsubishi Motors Corporation Hadirkan Xforce di Malaysia, SUV Kompak yang Siap Temani Gaya Hidup Aktif

Kamis, 9 April 2026 - 17:19

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.