• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Sekjen PBB Minta Masyarakat Internasional Bantu Korban Banjir Pakistan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 11 September 2022 - 01:41
in Internasional
Seorang warga menerobos banjir dengan latar rumah yang rusak di tengah musim hujan dan banjir di Gari Yasin, Shikarpur, Pakistan (31/8/2022). Foto : Antara/Reuters/Akhtar Soomro/rwa

Seorang warga menerobos banjir dengan latar rumah yang rusak di tengah musim hujan dan banjir di Gari Yasin, Shikarpur, Pakistan (31/8/2022). Foto : Antara/Reuters/Akhtar Soomro/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyeru masyarakat internasional untuk bertindak cepat guna membantu Pakistan yang dilanda banjir, serta untuk menangani kehancuran yang disebabkan oleh hujan lebat.

Dalam kunjungan selama dua hari ke Pakistan, Guterres terbang ke Distrik Sukkur di Provinsi Sindh, di mana ia diberi pengarahan tentang kerusakan dan upaya pertolongan dan penyelamatan oleh Ketua Menteri Syed Murad Ali Shah, menurut laporan televisi pemerintah Pakistan.

BacaJuga:

Di Tengah Konflik Global, Anggota DPR Usulkan Tiga Jurus Lindungi Indonesia dari Krisis Pangan

PDIP Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Gejolak Global

Kapal Tempur Rusia Sandar di Tanjung Priok, Siap Latihan Bersama TNI AL

Kemudian, dia terbang ke Osta Mohammad, kota lain yang dilanda banjir di Provinsi Balochistan, bersama Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Bilawal Bhutto Zardari, untuk bertemu dengan para korban banjir.

“Ini bukan soal kedermawanan, tetapi soal keadilan,” kata pejabat tinggi PBB itu dalam siaran langsungnya, Sabtu.

Musim muson di Pakistan, seperti di negara-negara lain di kawasan ini, biasanya mengakibatkan hujan lebat, tetapi tahun ini merupakan musim terbasah sejak 1961.

Hujan deras dan gletser yang mencair, diikuti oleh banjir yang mengamuk, menenggelamkan sepertiga wilayah negara itu.

Sejak pertengahan Juni, hujan dengan intensitas sepuluh kali lebih tinggi daripada biasanya dan banjir bandang telah menewaskan hampir 1.400 orang dan melukai lebih dari 12.000 lainnya.

Bencana itu juga menghanyutkan ratusan ribu rumah, jembatan, jalan, dan bangunan di seluruh negeri, yang sudah bergulat dengan gejolak politik dan ekonomi.

Lebih dari 33 juta dari sekitar 220 juta penduduk Pakistan telah terdampak oleh banjir yang mengamuk, menyebabkan kerugian sekitar 30 miliar dolar AS (Rp445,01 triliun) dalam bentuk kerusakan infrastruktur, menurut perkiraan pemerintah.

Pada Jumat (9/9), Sekjen PBB juga berjanji untuk membantu Pakistan dalam penyelenggaraan konferensi penggalangan dana setelah Islamabad menyelesaikan penilaian tentang kebutuhan dan kerusakan akibat banjir.

Ia menekankan bahwa Islamabad membutuhkan “dukungan keuangan internasional yang besar” untuk menangani kehancuran yang disebabkan oleh banjir yang mengamuk.

“Kami dalam solidaritas penuh dengan Pakistan. Kami meyakinkan Anda bahwa kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk Anda,” tambahnya.

Bencana Perubahan Iklim

Sekjen PBB menegaskan kembali bahwa Pakistan dan “titik-titik panas” bencana perubahan iklim lainnya merupakan harga yang harus dibayar untuk emisi gas rumah kaca dari negara-negara besar.

Dia menekankan bahwa masyarakat internasional, khususnya negara-negara yang bertanggung jawab atas emisi gas rumah kaca, harus bertindak “segera” untuk membantu “titik panas” seperti Pakistan, yang telah bersiap menghadapi tantangan masa depan akibat perubahan iklim.

Pakistan mengeluarkan kurang dari 1 persen gas rumah kaca, tetapi berada di garis depan krisis iklim yang disebabkan oleh manusia.

“Kita harus mengakui fakta bahwa kita hidup di dunia dengan perubahan iklim, (dan) kita harus bertindak sekarang,” kata Guterres dilansir OANA/Anadolu melalui Antara.

Dia mengatakan masyarakat internasional harus menyadari konsekuensi serius dari emisi gas rumah kaca, karena alam merespons dengan bencana.

Guterres mengatakan bahwa masalah gas rumah kaca telah mempercepat perubahan iklim dan negara-negara dengan jejak emisi rumah kaca yang lebih besar perlu memahami masalah ini. (aro)

Tags: banjirPakistanSekjen PBB

Berita Terkait.

riyono
Internasional

Di Tengah Konflik Global, Anggota DPR Usulkan Tiga Jurus Lindungi Indonesia dari Krisis Pangan

Senin, 30 Maret 2026 - 06:06
hasto
Internasional

PDIP Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Gejolak Global

Senin, 30 Maret 2026 - 05:05
kapall
Internasional

Kapal Tempur Rusia Sandar di Tanjung Priok, Siap Latihan Bersama TNI AL

Senin, 30 Maret 2026 - 04:40
wo
Internasional

Harapan dan Haru Diaspora Warnai Sambutan Hangat untuk Prabowo di Tokyo

Senin, 30 Maret 2026 - 02:20
jepang
Internasional

Tiba di Jepang, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Strategis RI – Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:55
kings
Internasional

Gelombang Aksi “No Kings” Kembali Warnai Jalan-jalan di Seluruh Amerika Serikat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:58

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.