• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

81 Persen Varian Covid-19 Nasional Didominasi Subvarian Omicron

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 13 Juli 2022 - 23:58
in Headline
wiku

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers daring diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (1/7/2022). Foto : Antara/Devi Nindy

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan distribusi subvarian baru Omicron yakni BA.4 dan BA.5 mendominasi sekitar 81 persen dari varian Covid-19 nasional.

Dalam konferensi pers daring diikuti di Jakarta, Rabu, Wiku mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan yang lebih tinggi.

BacaJuga:

Trump Sepakati Gencatan Senjata Dua Pekan dengan Iran, Syaratkan Selat Hormuz Dibuka

Ugal-ugalan! Trump Kembali Tebar Ancaman Pemusnahan Infrastruktur Vital Iran

Berkas Empat Oknum BAIS Penyerang Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditur Militer

“Berkaca dari pengalaman di negara lain, umumnya puncak kasus terjadi sekitar 16 sampai 33 hari. Sedangkan puncak rawat inap sekitar 29-49 hari kemudian sejak subvarian ini pertama kali ditemukan,” kata Wiku.

Wiku menambahkan jika ditelaah, kedua subvarian tersebut muncul di tanggal 6 Juni 2022 atau sekitar 36 hari yang lalu, sehingga masih ada potensi kenaikan kasus kedepannya. Namun potensi tersebut dapat dicegah jika menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca Juga: 19 Pasien Omicron Subvarian BA4 dan BA5 Tercatat di RSDC Wisma Atlet

Selain itu Wiku juga mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo pada perayaan hari raya Idul Adha 10 Juli 2022 yang menegaskan pentingnya memakai masker dimanapun berada, semata-mata demi keselamatan di tengah kondisi penularan virus yang kembali meningkat,

“Mungkin banyak juga yang bertanya-tanya pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan setelah sudah divaksin booster (penguat). Nyatanya data dan fakta menunjukkan bahwa orang yang tidak menjalankan hal tersebut dapat kembali tertular walaupun sudah divaksin booster,” ucap dia.

Wiku menjelaskan pada prinsipnya vaksin memiliki tiga manfaat besar yaitu mencegah terinfeksi, mencegah perburukan gejala jika terinfeksi, dan mengurangi jumlah virus yang ada di dalam tubuh agar tidak mudah menularkan.

Seseorang yang sudah divaksin lengkap, bahkan booster sekalipun tidak menjamin dapat 100 persen kebal dari Covid-19.

“Sebagaimana sosialisasi yang Badan POM rutin lakukan setelah adanya pengumuman emergency use of authorization (izin penggunaan darurat) bahwa rata-rata efikasi saat uji klinis tidak pernah mencapai sempurna 100 persen, bahkan untuk vaksin bagi penyakit lain sekalipun,” ujar Wiku seperti dikutip Antara, Rabu (13/7/2022).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan persentase angka efikasi ideal bagi vaksin yang layak digunakan ialah 50 persen, dimana semua vaksin yang ada di Indonesia memiliki efikasi di atas angka tersebut sehingga seluruh vaksin yang ada dijamin efektivitasnya, ujar Wiku melanjutkan.

Ditemukannya reinfeksi bahkan setelah divaksin atau breakthrough infection bisa saja terjadi pada semua orang terutama populasi rentan seperti orang dengan gangguan imunitas, penderita komorbid, dan lansia, kata dia.

“Breakthrough infection akan semakin sering terjadi jika peningkatan jumlah virus di sekitar kita tidak diimbangi dengan kepatuhan protokol kesehatan yang tinggi,” ujar Wiku. (mg1)

Tags: covid-19Omicron

Berita Terkait.

trump
Headline

Trump Sepakati Gencatan Senjata Dua Pekan dengan Iran, Syaratkan Selat Hormuz Dibuka

Rabu, 8 April 2026 - 08:37
trump
Headline

Ugal-ugalan! Trump Kembali Tebar Ancaman Pemusnahan Infrastruktur Vital Iran

Selasa, 7 April 2026 - 23:33
aulia
Headline

Berkas Empat Oknum BAIS Penyerang Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditur Militer

Selasa, 7 April 2026 - 22:53
seskab
Headline

Saiful Mujani Singgung Pelengseran Presiden, Istana Pilih Tak Ambil Pusing

Selasa, 7 April 2026 - 18:18
teddy
Headline

Sinyal Reshuffle dari Istana, Seskab Teddy: Tunggu Saja

Selasa, 7 April 2026 - 17:21
dadan
Headline

Viral Motor Listrik untuk Operasional MBG, Benarkah Jumlahnya 70 Ribu Unit?

Selasa, 7 April 2026 - 16:34

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1140 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.