• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Terkait Larangan Ekspor CPO, Ini Prediksi Guru Besar Untan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 26 April 2022 - 01:31
in Ekonomi
usman

Guru Besar Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof Thamrin Usman DEA. Foto : Antara/Dedi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof. Thamrin Usman DEA memprediksikan bahwa kebijakan pelarangan ekspor minyak mentah sawit atau CPO yang akan dimulai pada 28 April 2022 dengan batas waktu yang belum ditentukan akan berlangsung hanya sebentar.

“Kebijakan larangan ekspor hanya sebentar saja. Ada beberapa faktor yang akan melunakkan larangan tersebut,” ujarnya di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (25/4/2022) .

BacaJuga:

4 Inovasi Gran Max, Jawaban Daihatsu untuk Kebutuhan UMKM hingga Logistik

Zero Down Time: Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Roda Logistik Tetap Berputar

Komisi II Dorong ATR/BPN Percepat Penyediaan Lahan untuk PSN Energi

Ia menyebutkan, faktor yang melunakkan kebijakan tersebut di antaranya pajak ekspor CPO yang cukup besar. Pemerintah memanfaatkan pajak ekspor CPO untuk memberikan subsidi kepada komitmen dunia terhadap penurunan emisi di Indonesia dalam bentuk bantuan terhadap harga jual biodiesel. di Tanah Air.

“Faktor lainnya yakni akibat dari perang Rusia dengan Ukraina. Kita ketahui bahwa Ukraina sebagai negara penghasil minyak goreng dari bunga matahari di Eropa tidak dapat menyuplai kebutuhan minyak goreng. Ditambah lagi, dengan produksi kedelai yang tidak optimal pada tahun ini berakibat pada berkurangnya suplai total minyak goreng dunia. Dampak itu dunia akan mengandalkan suplai alternatif dari CPO,” jelas dia dilansir Antara.

Baca Juga: Pemerintah Klaim Larangan Ekspor CPO Tak Terdampak ke Investasi

Ia melanjutkan faktor lainnya yakni Indonesia sebagai Pimpinan G20. Ia menilai para pemimpin negara yang tergabung dalam G20 seperti Perancis, Jerman, Italia, dan lain-lain akan mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan kembali larangan ekspor CPO. Hal ini beralasan dikarenakan mereka sedang krisis gas dan minyak bumi yang disuplai dari Rusia dan tak ingin kebutuhan minyak goreng menjadi tambahan masalah.

“Fakta saat ini kelangkahan minyak goreng di negara Perancis sedang terjadi. Masyarakat beralih menggunakan minyak zaitun sebagai alternatif,” tandas mantan Rektor Untan itu.

Kemudian faktor kelebihan stok CPO. Menurut kelangkaan bahan baku minyak goreng berbasis CPO di Tanah Air tidak akan terjadi. Hal ini dibuktikan dengan tersedianya stok CPO untuk pemenuhan kewajiban kebutuhan dalam negeri dan tersedia stok untuk ekspor. Dengan pelarangan ekspor ini akan menambah CPO yang tersisa dan tentunya berpotensi menimbulkan masalah baru yaitu tidak terpakainya cadangan CPO yang ada.

Kualitas CPO akan turun dipengaruhi oleh faktor waktu, cara penyimpanan, dan lain-lain. Penurunan satu persen kadar asam lemak bebas dalam CPO dari batas normal berakibat pada turunnya harga CPO sebesar Rp1.000 kilogram CPO.

“Dengan beberapa potret yang ada pemerintah harus mengatur dengan tegas pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan mempertimbangkan sisa CPO yang tersedia untuk maksud diversifikasi produk turunan dari CPO, baik untuk penggunaan pangan maupun non pangan selain mengekspor kelebihan stok CPO,” ucapnya. (aro)

Tags: CPOeksporlarangansawit

Berita Terkait.

Grandmax
Ekonomi

4 Inovasi Gran Max, Jawaban Daihatsu untuk Kebutuhan UMKM hingga Logistik

Kamis, 9 April 2026 - 06:10
Mitsubishi
Ekonomi

Zero Down Time: Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Roda Logistik Tetap Berputar

Kamis, 9 April 2026 - 01:15
Aher
Ekonomi

Komisi II Dorong ATR/BPN Percepat Penyediaan Lahan untuk PSN Energi

Rabu, 8 April 2026 - 23:23
Sertifikasi
Ekonomi

Pertamina Gaspol UMKM: 1.346 Sertifikasi Dibuka, Akses Pasar Kian Luas

Rabu, 8 April 2026 - 20:00
Irene-Umar
Ekonomi

“Asset Management Proper,” Strategi Penting untuk Masa Depan Indonesia

Rabu, 8 April 2026 - 19:49
Penghargaan
Ekonomi

Pertamina Tancap Gas di Jalur Hijau: Borong PROPER Emas, Tegaskan Arah “Beyond Energy”

Rabu, 8 April 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.