• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemda Harus Kreatif Mempromosikan Ekonomi Daerah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 24 April 2022 - 18:19
in Ekonomi
UMKM Lebak

Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengoptimalkan promosi produk usaha micro kecil dan menengah (UMKM) guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Foto: Antara/Mansyur Suryana

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran pemerintah daerah (Pemda) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dinilai perlu lebih ditingkatkan. Sebab pertumbuhan ekonomi dimasa-masa kedepan tidak bisa lagi hanya bergantung pada pemerintah pusat.

Managing Partner Inventure, Yuswohady mengatakan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah (Pemda) untuk merealisasikan hal tersebut. Pertama yaitu Pemda perlu memetakan kembali industri atau produk-produk yang menjadi unggulan di daerah masing-masing. Dengan demikian Pemda memiliki fokus dalam melakukan promosi industri atau produk unggulan dari wilayahnya.

BacaJuga:

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Lalu yang kedua, keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh lagi menjadi hambatan. Untuk itu pejabat daerah perlu lebih kreatif dalam mempromosikan produk atau industri unggulan tanpa bergantung pada anggaran. “Salah satu cara yang dapat ditempuh yakni melakukan kolaborasi dengan swasta,” kata dia, seperti dikutip, Minggu (24/4).

Baca Juga : Kemendagri Minta Pemda Percepat Vaksinasi Booster Menjelang Mudik

Menurut Yuswohady, pejabat daerah sudah harus menerapkan konsep entrepreneurial government. Terlebih saat ini banyak pejabat daerah yang berasal dari kalangan profesional sehingga sudah memahami konsep tersebut.

Dalam konsep ini, pejabat daerah harus jeli menangkap peluang yang muncul dari suatu keadaan tertentu dan menterjemahkan peluang tersebut menjadi sebuah penciptaan nilai (value creation). Sebagai seorang entrepreneur, pejabat daerah harus bisa jualan, bisa memasarkan produk, layanan, ide, dan gagasan kepada para stakeholdernya.

Salah satu contoh terbaru adalah yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Gubernur Jabar menaiki motor Gojek dalam melakukan promosi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang memang penopang ekonomi utama Provinsi Jawa Barat di media sosial.

Aksi mengajak masyarakatnya mendukung UMKM Jabar, menggunakan konten tersebut cukup kreatif dan efektif karena akrab dengan keseharian masyarakat. Bandingkan jika beriklan di televisi, tentu membutuhkan anggaran besar.

Apa yang dilakukan Ridwan Kamil tersebut menurut Yuswohady juga pernah dilakukan oleh Pemda atau pejabat publik lain dengan format yang berbeda.

“Intinya ini demi kepentingan daerah, porsinya dia sebagai kepala daerah untuk memajukan UKM disana, korporasi dan swasta itu menjadi partner,” katanya.

Yuswohady mengakui entrepreneurial government memiliki risiko. Seperti mendapat pandangan negatif dari publik atau lawan politik bahwa pejabat tersebut melakukan suatu pelanggaran. Namun demikian, hal tersebut tetap boleh dilakukan selama tidak bersifat komersial mengingat Pemda tidak diperkenankan mencari pemasukan.

Oleh karena itu, Pemda perlu mengkomunikasikan dengan baik tujuan dari program yang dijalankan.

“Catatannya harus tetap menjalankan prinsip GCG (Good Corporate Governance). Harus pintar-pintar meramu, jangan sampai jadi bahan tembakan politik,” ujarnya.

Yuswohady yakin tren entrepreneurial government akan terus meningkat mengingat pejabat daerah tentu akan berupaya untuk memajukan daerahnya.

“Dia (Pemda) tahu sumber dana itu tidak mesti dari internal. Jadi saya melihat kedepannya penerapatan entrepreneurial government akan semakin luas,” pungkasnya.(arm)

Tags: ekonomi daerahpemdaPromosiUMKM

Berita Terkait.

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Ekonomi

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:06
Bagy-Play-Set
Ekonomi

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:39
Sorgum
Ekonomi

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:18
Serambi-MyPertamina
Ekonomi

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:54
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.