• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Koran Indoposco

Koran Indoposco edisi 18 April 2022

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 18 April 2022 - 05:16
in Koran Indoposco
koran indoposco
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

Koran Indoposco Edisi 24 Februari 2026

Koran Indoposco Edisi 13 Februari 2026

Koran INDOPOSCO Edisi 13 Februari 2026

Koran Indoposco – Setelah sebelumnya aplikasi PeduliLindungi sempat dituding beberapa kali mengalami kenocoran, kini peduli lindungi kembali mendapat “serangan”. Kali ini Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang menyebut aplikasi PeduliLindungi punya kecenderungan melanggar hak asasi manusia (HAM) dalam hal privasi data penduduk.
“Aplikasi ini menyimpan informasi tentang status vaksinasi individu. Sebab informasi yang dikumpulkan dan data yang disimpan digunakan pemerintah,” tulis laporan tersebut. Selain itu aplikasi ini dianggap melanggar karena menjadi syarat ketika mengunjungi tempat-tempat publik. Apalagi dalam aplikasi PeduliLindungi tersimpan data-data individu seperti status vaksinasi, riwayat tes Covid-19, nomor induk kependudukan (NIK), dan nomor telepon.
Namun, Menteri Koordinator Bidang Politik HUkum dan Keamanan Mahfud MD menilai, laporan itu merupakan hal yang biasa. Sebab laporan tersebut hanya didasari oleh laporan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang nama LSM-nya pun tidak disebutkan.
“Mengenai sorotan yang dilontarkan oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat bahwa Indonesia mendapat laporan dugaan pelanggaran HAM dalam menangani Covid melalui program PeduliLindungi, itu tidak apa-apa, itu laporan kan biasa saja,” kata Mahfud dalam keterangan video, Sabtu (16/4). (*)

Tags: koran indoposKoran Indoposco

Berita Terkait.

Koran Indoposco Edisi 24 Februari 2026
Koran Indoposco

Koran Indoposco Edisi 24 Februari 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:23
Koran Indoposco Edisi 24 Februari 2026
Koran Indoposco

Koran Indoposco Edisi 13 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:12
wo
Koran Indoposco

Koran INDOPOSCO Edisi 13 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:13
koran
Koran Indoposco

Koran INDOPOSCO Edisi 06 Februari 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:50
Koran Indoposco Edisi 1 Oktober 2025
Koran Indoposco

Koran Indoposco Edisi 1 Oktober 2025

Rabu, 1 Oktober 2025 - 00:26
Koran Indoposco Edisi 19 Agustus 2025
Koran Indoposco

Koran Indoposco Edisi 19 Agustus 2025

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:38

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.